Pengelolaan Kelautan dan Perikanan di Selayar Perlu Regulasi yang Berpihak kepada Nelayan Kecil


STARNEWS.ID, SELAYAR — Pemkab Kepulauan Selayar tengah mengusung sektor kelautan, perikanan dan pariwisata sebagai program prioritas pembangunan daerah. Diupayakan dapat membangun daya saing daerah secara berkelanjutan.

Hanya saja, menurut Bupati Selayar, Muh Basli Ali tantangan besar dalam pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan. Yakni upaya menciptakan suasana kondusif berinvestasi.

Selain itu, perlu secepatnya membuat regulasi dan kebijakan pengelolaan yang berpihak kepada nelayan kecil, pembudidayaan ikan kecil dan pelaku perikanan lainnya dalam berusaha.

“Potensi yang besar ini tentunya tidak akan mampu memberikan manfaat yang optimal terhadap pembangunan daerah terutama bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat yang hidup di sekitar sumberdaya itu ketika kita tidak mampu mengelolanya dengan baik,” kata Basli Ali.

Ia berharap kegiatan sosialisasi pengelolaan Benih Bening Lobster (BBL) dan penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Selayar menuju perikanan ramah lingkungan, dapat memberikan solusi dan masukan bagi pemerintah daerah.

“Mengelola sumber daya kelautan dan perikanan secara bijak dan berkeadilan demi terwujudnya peningkatan kesejahteraan pelaku utama perikanan di Kepulauan Selayar,” ujar Basri Ali.

Untuk diketahui, Pemkab Kepulauan Selayar melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) telah melaksanakan sosialisasi pengelolaan Benih Bening Lobster (BBL) dan penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) dalam rangka Selayar menuju perikanan ramah lingkungan, Kamis (13/8/2020).

Kegiatan yang berlangsung di Rayhan Hotel Ballroom, Selayar itu diikuti sekitar 70 peserta, terdiri dari beberapa Kades dan Kelompok nelayan. Juga para penyuluh perikanan, sejumlah kepala desa (Kades) dan kelompok nelayan.

Sosialisasi tersebut, ditandai dengan penandatanganan kesepakatan RAD, bahwa Selayar menuju perikanan ramah lingkungan antara Pemkab Kepulauan Selayar bersama anggota Forkopimda dan instansi terkait.

Kadis Kelautan dan Perikanan Selayar, Makkawaru dalam menyebutkan bahwa kegiatan sosialisasi pengelolaan BBL bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pencerahan kepada peserta mengenai regulasi, prosedur dan tata cara pemanfaatan dan pengelolaan BBL termasuk mekanisme perizinan usahanya. (riz/dam).

Pos terkait