Penjaringan Cakadus Berutallasa Terancam Rusuh Gegara Ulah Kades

Cakadus Bungasunggu, Desa Berutallasa, Sirajuddin memperlihatkan hasil pleno pansel cakadus beserta tanda tangan dukungan masyarakat kepadanya, Minggu (9/10/2021). (Foto : Rusli Haisarni)

BIRINGBULU,STARNEWS.ID— Penjaringan Calon Kepala Dusun (Cakadus) Desa Berutallasa, Kecamatan Biringbulu, Gowa berujung kisruh. Bahkan terancam rusuh.

Ulah kades diduga penyebabnya. Kades Berutallasa, Arifin tidak memberikan rekomendasi calon kepala dusun (Cakadus) yang diputuskan oleh hasil pleno panitia seleksi (Pansel).

Bacaan Lainnya

Berdasarkan hasil pleno pansel Desa Berutallasa, 27 April 2021 lalu, cakadus yang lolos seleksi tes dan wawancara dengan nilai tertinggi yakni Muh Sirajuddin Dg Sewang (Dusun Bunga sunggu) dengan nilai 108,6, Hendrawan (Dusun Sangrangan) dengan nilai 106,5, Mahmuddin (Dusun Binaarung) dengan nilai 101,5, dan Randi (Dusun Karamasa) dengan nilai 84,00.

Cakadus Bungasunggu, Muh Sirajuddin menyayangkan sikap Kades Berutallasa, Arifin yang sampai saat ini belum memberikan rekomendasi terkait hasil pleno pansel.

Dalam Pilkadus Bungasunggu, Sirajuddin mengungguli Muh Kasim yang mendapat nilai 93.3. Hanya saja, Muh Kasim keberatan dan tidak menerima hasil pleno pansel.

Meski begitu, kata Sirajuddin, hal itu bukan menjadi alasan kades tidak memberikan rekomendasi. “Jika ada pihak merasa tidak puas atau dirugikan atas hasil pleno cakadus, maka layangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Makassar. Bukan dengan cara tidak diberikan rekomendasi ke camat untuk pengusul di SK kan,” beber Sirajuddin, Minggu (9/5/2021).

Sirajuddin yang didampingi bekas Kadus Bungasunggu, Andi Gani mencurigai ada maksud terselubung untuk mempengaruhi hasil pleno pansel.

Karena itu pun, Ia mengaku tidak akan tinggal diam. Dirinya bakal memperkarakan pihak tersebut dihadapan hukum.

“Jika ada pihak memberikan rekomendasi kepada Muh Kasim yang tdk lulus dalam penjaringan dan mereka mendapatkan rekomendasi untuk di SK kan, maka kami akan laporkan ke pihak kepolisian sebagai bentuk pemalsuan dokumen surat-surat dan penyalahgunaan wewenang,” ancamnya.

Menurut dia, hasil pleno dari pansel cakadus telah dikantonginya. “Apapun hasil putusan pengadilan kami tetap terima.Tapi kalau hanya mau dibatalkan begitu saja tanpa melalui proses hukum, kami juga akan perhadapkan dengan hukum,” geramnya.

Bekas Kadus Bungasunggu, Andi Gani berharap proses Pilkadus Berutallasa berjalan fair. Sebab ini juga demi kepentingan warga dan bukan kepentingan pribadi.

“Kami berharap hasil pleno pansel mendapatkan rekomendasi dari Bapak Arifin selaku kepala desa Berutallasa ke camat Biringbulu untuk pengusulan di SK kan ke empat cakadus itu demi keamanan di masing-masing dusun tersebut,” tukasnya.

Andi Gani juga meminta kepada Kades Berutallas agar tidak sekadar duduk di balik meja saja. sekali-sekali berkunjung ke Dusun Bunga sunggu supaya tahu persis sejauh mana ketokohan Sirajuddin.

“Sirajuddin ini sosok pemuda yang punya potensi memimpin. Sekalipun usianya masih muda tapi jiwa dan wawasan kepemimpinan sudah matang. Sebab seringkali ikut rapat atau pertemuan pada saat kami masih kepala dusun. Dia itu kader kami. Buktinya dari segi dukungan warga yang tanda tangan 129 orang. Sedang Muh Kasim hanya 65 orang saja. Jadi biar diadakan pemilihan langsung tetap Sirajuddin pemenangnya,” urai Andi Gani.

Anggota pansel cakadus Desa Berutallasa, Abd Kadir turut menyatakan sangat prihatin terhadap sikap Kades Berutallasa, Arifin. Padahal pihaknya sudah diundang melakukan klarifikasi dihadapan kades.

“Hasil pleno pansel Cakadus hanya bisa digugat ke pengadilan. Bukan ranahnya kepala desa. Makanya kami pun persilahkan pihak cakadus yang tidak menerima hasil pansel untuk menempuh jalur hukum,” tegasnya.

Kades Berutallasa, Arifin sendiri bungkam dengan masalah ini. Ia tak menanggapi pertanyaan konfirmasi yang dikirim wartawan via pesan whatsapp.(rus)


Pos terkait