Peran Pemuda dalam Demokrasi Jadi Pembahasan Diskusi Publik yang Digelar Bawaslu Selayar


STARNEWS.ID, SELAYAR — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kepulauan Selayar dan Organisasi Pemuda melaksanakan diskusi publik secara dalam jaringan (Daring), Sabtu (29/8/2020).

Diskusi publik daring dengan tema “Peran Pemuda Dalam Mengawal Konsilidasi Demokrasi Pilkada Selayar Tahun 2020” itu menghadirkan narasumber dari beberapa unsur.

Di antaranya, anggota Bawaslu Sulsel, Syaiful Jihad, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Sunarto, Peneliti Perludem, Fadli Ramdani dan aktivis Perempuan, Marhumah Majid.

Saiful Jihad dari Bawaslu menyampaikan tentang aspek prilaku masyarakat yang masih seringnya di jumpai adanya praktik politik uang, ujaran kebencian, hoaks dan politisasi SARA.

Selain itu, juga diduga tentang netralitas ASN, TNI dan Polri, kepala desa dan penyelenggara Pilkada serta pemanfaatan dana Bansos bagi masyarakat terdampak yang terkadang disalahgunakan.

“Jika masyarakat tidak terlibat dalam pengawasan Pemilukada menghasilkan konflik kekerasan (from election to violance), sehingga kepercayaan rakyat hilang,” jelas Saiful Jihad.

Sementara Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Sunarto menyampaikan bahwa pemuda harus mengisi ruang-ruang publik untuk bersosialisi dan membantu Bawaslu.

Terutama dalam melakukan pengawasan partisipatif dikaitkan dengan pemilukada guna menciptakan Pemilu yang berintegritas.

Pembicara dari unsur perempuan MarhumahMajid, mengatakan bahwa, fungsi Pemuda harus mengambil bagian dari perhelatan pesta demokrasi ini. Mengingat pemuda adalah generasi suatu bangsa.

Ketua Bawaslu Kepulauan Selayar, Suharno mengatakan bahwa, pemuda merupakan agen perubahan dan alat kontrol sosial.

“Kita mengharapkan pemuda dapat bersinergi bersama penyelenggara Pemilu dalam menyukseskan agenda politik lima tahun sekali ini,” harap, Suharno Ketua Bawaslu.

Nara lain dari kader IMM Kepulauan Selayar, Ardiansyah menyampaikan bahwa diskusi daring yang diadakan oleh Bawaslu Kepulauan Selayar memberi edukasi tersendiri buat saya.

Harapanya, kegiatan ini menjadi wadah para pemuda bersilaturahmi bertukar pikiran guna perbaikan tatanan demokrasi, khusunya di Selayar. (riz/dam).

Terkait