Pergantian Kepemimpinan Polres Enrekang Tanpa Tradisi Pedang Pora

STARNEWS.ID, ENREKANG — Setelah sekitar setahun, akhirnya AKBP Endon Nurcahyo mesti melepas jabatan sebagai kapolres Enrekang. Ia digantikan AKBP Andi Sinjaya.

Upacara pisah sambut pun dilaksanakan secara sederhana, Rabu (28/10/2020) di Mapolres Enrekang. Lantaran masih dalam masa pandemi Covid-19, sehingga tanpa tradisi pedang pora maupu atau adat lainnya dalam penyambut kapolres Enrekang.

Dalam sambutannya, AKBP Endon Nurcahyo, menyampaikan banyak terima kasih atas kerja sama seluruh jajaran selama menjabat di Polres Enrekang kepada seluruh personel Polres Enrekang.

“Kami sekeluarga mengucapkan mohon maaf kepada seluruh keluarga Polres Enrekang. Jika ada salah di sengaja maupun tidak sengaja selama bertugas di sini (Enrekang), dan mohon doanya serta restu di tempat yang baru,” ujarnya

Kapolres Enrekang yang baru AKBP Andi Sinjaya memohon dukungan dan kerja sama selama menjabat di Polres Enrekang.

“Kepada seluruh anggota untuk selalu menjaga kesehatan dan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam pelaksanaan tugas saat masa pandemi Covid-19” pesan AKBP Andi Sinjaya.

Serangkaian upacara tersebut, AKBP Andi Sinjaya sebagai kapolres baru disambut dengan pengalungan syal dan bunga oleh kapolres Enrekang sebelumnya, AKBP Endon Nurcahyo yang didampingi sang istri, Trie Endon Nurcahyo.

Sebelum itu, AKBP Andi Sanjaya harus melalui protokol kesehatan (prokes) untuk memasuki area upacara pisah sambut. Seperti pengecekan suhu tubuh, hingga membersihkan tangan dengan menggunakan hand sanitizer oleh Urkes Polres Enrekang.

Usai melalui beberapa prosesi yang telah disiapkan, barulah AKBP Andi Sinjaya, disambut oleh seluruh pejabat utama Polres Enrekang.

Sementara AKBP Endon Nurcahyo sendiri, mesti melanjutkan karier dengan menjabat sebagai Kapolres Pangkep. (zai/dam)


Pos terkait