Peringatan Hari Korban 40.000 Jiwa Momen Tumbuhkan Patriotisme dan Nasionalisme

Pelaksanaan upacara peringatan Hari Korban 40.000 jiwa di Monumen 40.000 jiwa Parepare, Jumat (11/12/2020). (ist)

STARNEWS.ID, PAREPARE — Memperingati hari Korban 40.000 jiwa, Komando Distrik Militer (Kodim) 1405/Mlts menggelar upacara, Jumat (11/12/2020). Turut hadir, Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim.

Dalam sambutannya, Pangerang menyampaikan harapan agar masyarakat, khususnya di Parepare bisa mencontoh semangat perlawanan rakyat Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) yang menolak penjajahan.

Orang nomor dua di pemerintahan Parepare itu juga menyatakan, apresiasi terhadap para korban penjajahan bangsa asing itu juga bisa diwujudkan dalam bentuk memperkuat persatuan dan menumbuhkan nasionalisme.

“Kita seharusnya mengambil hikmah dan manfaat atas peristiwa tersebut, bahwa perjuangan dan pengorbanan yang dilakukan para pejuang merupakan upaya dari rakyat Sulselbar untuk mempertahankan eksistensi kemerdekaan negara kesatuan Republik Indonesia dan patut dihargai dan diaktualisasikan terus menerus,” ujar Pangerang.

Hari korban 40 ribu jiwa, lanjut Pangerang, adalah sebuah moment yang menghidupkan terus nilai kejuangan, nilai patriotisme, nilai heroik dan nasionalisme di Sulsel.

“Perjuangan pendahulu kita telah berkorban harta dan jiwa raganya dia korban untuk bangsa ini dan membawa perubahan bagi bangsa dan negara,”ujarnya.(*/dam)


Pos terkait