Peringati Hari Jadi Garda Nusantara,  Rachmat Gobel Peduli Gelar Donor Darah

Suasana donor darah dalam memperingati Hari Jadi Garda Nusantara. (foto ist)

STARNEWS.ID,MAKASSAR- Setelah mengirim bantuan kemanusiaan melalui tim relawan Rachmat Gobel Peduli ke daerah korban bencana alam di Sulbar beberapa waktu lalu. Kembali Rachmat Gobel Peduli yang dipimpin langsung oleh Ketua relawan Rachmat Gobel Peduli untuk Sulbar Andi Yuslim Patawari, sore tadi Senin (25/1/2021) bertempat di Sekretariat Garda Nusantara, jalan Aroepala Harmin Resident 1, Kota Makassar melaksanakank kegiatan sosial berupa donor darah sekaligus memperingati hari jadi yang pertama Garda Nusantara.

Ketua Relawan Rachmat Peduli yang juga Wakil Ketua Dewan Penasehat Garda Nusantara Sulsel tiba di lokasi donor darah bersama relawan Rachmat Gobel Peduli turut berpartisipasi sebagai pendonor darah.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan donor darah di masa pandemi Covid 19 ini dilakukan untuk mengantisipasi kekurangan kebutuhan darah dalam penanganan korban gempa bumi di Sulbar.

“Ini merupakan bentuk kegiatan kemanusiaan sebagai rasa peduli terhadap sesama. Dimana dalam masa pandemi Covid 19 serta adanya bencana alam di Sulbar. Garda Nusantara memperingati hari jadinya yang pertama bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia Kota Makassar ini menggelar bhakti kesehatan donor darah peduli terhadap bencana gempa bumi Sulbar” ujar Andi Yuslim Patawari.

Lebih lanjut dikatakan, pelaksanaan donor darah ini dilakukan untuk mengantisipasi kekurangan kebutuhan darah dalam penanganan korban gempa bumi di Sulbar.

Target pelaksanaan donor darah adalah 300 kantong, hasilnya nanti akan diserahkan ke pihak PMI Kota Makassar yang akan berkoordinasi dengan PMI Sulbar.

Diharapkan rasa kepedulian terhadap sesama semakin ditingkatkan, dimana kebutuhan bantuan kemanusiaan sangat diperlukan oleh masyarakat yang terdampak bencana alam yang akhir-akhir ini melanda di berbagai daerah yang ada di Indonesia.

“Semoga darah yang kita donorkan dapat membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana gempa bumi di Sulbar” pungkas Andi Yuslim Patawari. (*/uba)


Pos terkait