Perkelahian Komunitas, Anak SMA 4 Terluka Dikeroyok

Ilustrasi (analisapublik.com)

STARNEWS.ID, MEDAN – Seorang anak SMA di Medan dikeroyok Komunitas Remaja karena diteriaki maling. Kini korban sementara di rumah sakit setempat. Peristiwa ini terjadi di Jalan Moyes Ayahanda, Medan, Selasa (25/2/2020) malam.

Kejadian ini berawal pada Selasa (25/2/2020) sekitar pukuk 18:20 WIB, dimana korban bernama Fernando Sagala (16) dan temannya Samuel Ginting (anak SMA 4 jalan Gelas Medan kelas XI) melintas berboncengan menaiki sepeda motor di jalan Ayahanda Medan hendak pulang ke rumah. Keduanya juga dari Komunitas Bocah-Bocah Oppung (BBO).

Bacaan Lainnya

Saat mereka melintas di TKP, grup komunitas Mabes lagi berkumpul di depan Ayam penyet Adzkia, dan melihat kedua korban melintas.

Para komunitas Mabes langsung menyerang kedua korban, tapi keduanya lari ke jalan Notes untuk menyelamatkan diri. Kemudian korban Samuel Ginting lari kerumah warga dan korban Fernando Sagala lari juga meninggalkan sepeda motor yang dikendarainya.

Namun anggota komunitas Mabes tetap mengejar Fernando sambil melempar batu ke arah korban dan meneriaki maling. Akibatnya korban terjatuh di rawa rawa dan langsung dipukuli beramai ramai.

Keadaan korban saat ini lagi dirawat di rumah sakit Royal Prima Medan, yang mengalami luka robek di kepala akibat dipukuli. (star2)


Pos terkait