Pertamina Tak Pernah Lelah Peduli Anak Bangsa

Nampak kapal tanker Pertamina berada di Samudera Hindia yang rutin memasok BBM di seluruh pelosok negeri (foto dok humaspertamina)

STARNEWS.ID – Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), kepedulian PT Pertamina (Persero) tidak diragukan lagi. Buktinya hampir semua aspek disentuh perusahaan plat merah ini, untuk bersinergi dalam membangun bangsa.

Kepedulian yang ditunjukkan tersebut, telah banyak membawa perubahan di negeri ini. Tentu saja, perubahan yang dihasilkan untuk kemajuan bersama. Karena itu, sebagai anak bangsa patut mendukung kepedulian pihak Pertamina.

Bacaan Lainnya

Kehadiran Pertamina dalam membangun negeri di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan mencakup beberapa bidang. Ini terwujud karena besarnya perhatian perusahaan perminyakan ini.

Terungkap, kalau Pertamina tidak hanya fokus mengatur distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM), tapi juga bidang lain. Meskipun BBM dan penyaluran gas LPG, tetap menjadi tugas utama.

Berbagai program telah dirintis pihak Pertamina, baik itu program kemitraan atau pemanfaatan CSR. Semua program tersebut, dimaksudkan untuk membantu pemerintah sehingga semua masyarakat merasakan manfaat dari program tersebut.

Nah, berikut ini diuraikan beberapa kepedulian Pertamina MOR VII Sulawesi dalam mewujudkan tugas utamanya dan program kemitraan dan CSR.

Pertamina menyiapkan tempat berjualan kuliner di kawasan Center Point of Indonesia  (CPI) Makassar. (foto humaspertamina)

Peduli UMKM

Kepedulian PT Pertamina (Persero) terhadap pengusaha kecil dan menengah (UMKM) di Sulawesi Selatan sudah lama dilakukan, dan telah menuai hasil. Dan, kembali Pertamina pada bulan Juni 2019, menandatangani Program Kemitraan untuk membantu UMKM.

Kali ini, perusahaan yang berkantor di Jalan Garuda, Makassar ini sudah menyalurkan miliaran untuk lima jenis sektor usaha yaitu perdagangan, industri, pertanian, jasa dan sektor peternakan.

Mitra binaan Pertamina, berada seluruh wilayah kerjanya di Sulawesi. Hampir semuanya sukses menjalankan usahanya, berkat pola kemitraan tersebut buktinya mereka bisa melunasi pinjamannya.

Khusus di bulan Juni 2019, Pertamina MOR VII telah menyalurkan dana Rp4,3 miliar kepada UMKM. Hadirnya program ini, diharapkan mampu meningkatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah menjadi lebih tangguh dan mandiri.

Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, sejumlah sektor terkena dampaknya, utamanya UMKM. Keadaan pengusaha kecil ini, semakin memburuk, karena pandemi yang terus berkepanjangan. Bahkan tidak yang tahu, kapan wabah ini akan berakhir.

Data Kementerian Koperasi dan UMKM merilis data aduan 1.332 UMKM yang tersebar di 18 provinsi mendapat dampak negatif akibat penyebaran Covid-19. Dari jumlah tersebut, sekitar 69% mengalami penurunan omzet penjualan, 9% mengalami kesulitan distribusi barang produksi, 13% mengalami kesulitan dalam akses terhadap modal usaha dan sisanya sekitar 4% mengalami penurunan produksi secara drastis hingga berhenti produksi.

Berangkat dari hal tersebut, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VII menggandeng 35 pelaku UMKM di sekitar wilayah Integrated Terminal (IT) Makassar untuk menyediakan 675 paket sembako. Bantuan ini untuk masyarakat terdampak Covid-19 di tiga kelurahan, yaitu Kelurahan Tamalabba, Pattingalloang dan Ujung Tanah, kota Makassar.

Selain itu, juga diserahkan masker, alat semprot disinfektan. Nah, pengadaan masker ini melibatkan penjahit lokal yang berada di wilayah Makassar dan sekitarnya.

Diharapkan dengan melibatkan pelaku UMKM untuk penyediaan bantuan yang diberikan Pertamina membuat lebih banyak pihak yang dapat merasakan manfaat dari keberadaan Pertamina.

Guna menjangkau semua daerah, Pertamina membangun Pertashop di beberapa pelosok di Sulawesi Selatan. (foto humaspertamina)

Dirikan Pertashop di Pelosok

Banyaknya permintaan terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM), ditanggapi dengan tindakan nyata dari Pertamina MOR VII. Salah satunya dengan membangun sejumlah pertashop di beberapa daerah terpencil, yang jaraknya jauh dari SPBU.

Buktinya di akhir Agustus 2020, Pertamina meresmikan Pertashop di Desa Parigi, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa. Pertashop ini adalah yang ke-12 diresmikan di Sulawesi Selatan.

Dengan jarak Desa Parigi ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terdekat mencapai 10 km, membuat kehadiran Pertashop ini sangat dinanti  masyarakat sekitar.

Dengan tambahan ini, membuat Sulsel mempunyai 12 titik Pertashop yang tersebar di Kabupaten Maros, Gowa, Jeneponto, Sinjai, Tana Toraja, dan Luwu Utara. Pertamina sendiri menargetkan sebanyak 44 Pertashop akan hadir di Sulawesi pada tahun 2020 ini. Hingga akhir bulan Agustus ini, Pertamina telah berhasil merealisasikan sebanyak 15 titik.

Kehadiran Pertashop ini bisa menjadi salah satu motor penggerak perekonomian desa. Ini juga diharapkan masyarakat bisa beralih ke produk Pertamina yang lebih berkualitas seperti Pertamax dan Bright Gas.

Guna membantu korban bencana banjir bandang di Masamba, Luwu Utara, Pertamina langsung membawa bantuan ke lokasi bencana. (foto humaspertamina)

Peduli Covid-19 dan Bencana

Bencana besar yang melanda beberapa kota di Sulawesi Selatan seperti banjir bandang di kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, pada bulan Juli 2020, menggerakkan ‘hati’ Pertamina.

Tim Pertamina Peduli dari Marketing Operation Region (MOR) VII segera berangkat menuju lokasi bencana dengan membawa sejumlah bantuan. Bantuan yang dibawa berupa beras, mie instan, sarden, telur, minyak sayur, sejumlah bumbu masak dan selimut.

Juga air mineral dan bantuan bright gas untuk warga yang sangat membutuhkan. Kepedulian dan kecepatan Pertamina dalam menyalurkan bantuan diapresiasi semua pihak. Dimana bantuan tulus ini, bisa meringankan beban masyarakat setempat yang tertimpa musibah.

Selain di Luwu Utara, Pertamina juga bersimpati dengan banjir bandang di Kabupaten Bantaeng. Musibah yang terjadi bulan Juni 2020 ini, memporak-porandakan pemukiman dan sawah milik masyarakat setempat.

Melihat keadaan ini, perusahaan plat merah ini tidak tinggal diam, tetapi langsung menyingsingkan lengan baju untuk membantu. Tim Peduli Pertamina langsung menuju lokasi bencana dan memberikan bantuan.

Berkoordinasi dengan BPBD Bantaeng, bantuan disalurkan melalui Posko dan Media Center Gugus Tugas dan Percepatan Covid-19, yang dijadikan tempat penanganan banjir. Inilah Pertamina, selain bertugas untuk selalu memberikan pelayanan terbaik dalam penyediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG, juga berupaya untuk terus hadir membantu masyarakat yang tertimpa musibah.

Kepedulian Pertamina tidak berhenti sampai di situ, tapi juga dengan Pandemi Covid-19. Bahkan perusahaan ini, berusaha memberikan edukasi pada masyarakat dengan New Normal atau kebiasaan baru untuk mematuhi 3M yakni Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak.

Salah satu yang dilakukan Pertamina MOR VII Sulawesi yakni membentuk Desa Siaga Covid-19. Ini dimaksudkan sebagai upaya preventif mengaplikasikan penerapan protokol Covid-19 di Pertamina terhadap masyarakat di sekitarnya.

Komunitas masyarakat diajak berdaya dengan memproduksi masker, hand sanitizer dan ada juga memproduksi face shield sendiri.

Hasil produksi tersebut dibeli Pertamina dan dibagikan kepada masyarakat kembali dalam bentuk bantuan. Selain itu, di setiap lokasi publik dan strategis Pertamina memberikan bantuan Wastafel Portable lengkap dengan tandon airnya dan memasang spanduk himbauan adaptasi kebiasaan baru. Seperti senantiasa menggunakan masker, menjaga jarak dengan orang lain dan mematuhi etika batuk bersin dan berbicara.

Ini dibuktikan Pertamina di Kelurahan Ujung Lare, dengan diserahkannya secara langsung bantuan simbolis penanggulangan Covid-19. Bantuan tersebut berupa 1000 masker kain, 1000 botol hand sanitizer ukuran 100ml, dan 10 unit Wastafel Portable.

Kepedulian ini diharapkan sebagai pengingat masyarakat, agar tidak abai terhadap protokol kesehatan.
Desa Siaga yang dibentuk Pertamina terdapat di Kelurahan Maesa – Pertamina IT Bitung, Desa Karang-Karangan Pertamina FT Palopo, Kelurahan Moengko – Pertamina FT Poso, Kelurahan Lipu – FT Baubau dan FT Parepare.

Selain itu, salah satu bentuk tindakan nyata dalam penanganan Covid-19, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VII kembali menyalurkan bantuan bagi tenaga kesehatan di Rumah Sakit (RS) rujukan penanganan Covid-19 di Kota Makassar.

Bantuan ditujukan ke Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Rakyat. Bantuan yang diberikan berupa Alat Pelindung Diri (APD) yang sangat dibutuhkan oleh tenaga kesehatan dalam menangani dan merawat pasien Covid-19.

Bantuan APD yang diberikan terdiri dari 100 pcs Hazmat Coverall dan 10 box Handscoon Latex. Pertamina juga telah memberikan bantuan bagi 274 tenaga kesehatan wanita di tujuh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di enam ibu kota provinsi yang ada di Sulawesi.

Bantuan ini merupakan bentuk tindakan nyata Pertamina dalam penanganan Covid-19 khususnya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Karena itulah, bantuan yang tulus diberikan ini mendapat apresiasi karena langsung menyentuh sasaran yang membutuhkan. Semua berharap agar perusahaan perminyakan ini, terus melebarkan sayapnya dalam melayani dengan tulus. Darma Banti Pertamina selalu dinantikan semua elemen masyarakat untuk membangun Ibu Pertiwi Tercinta. (*/)

Terkait