Petugas-Relawan Kampung Rewako Simulasi Pemulasaran Jenazah Covid-19

Suasana simulasi pemulasaraan jenazah covid-19 di Kampung Rewako, Gowa. (foto rusli/starnews.id)

STARNEWS.ID, GOWA – Setelah Kampung Rewako diresmikan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, pada Selasa 16 Juni 2020 lalu, maka sejak itu stakeholder berbagai lapisan pemerintah dan masyarakat resmi melaksanakan tugasnya.

Tujuan dibangunnya Kampung Rewako adalah untuk menanggulangi dan membantu warga masyarakat yang terdampak pandemi virus corona atau Covid-19 yang sedang melanda Indonesia dan dunia.

Bacaan Lainnya

Atas perintah Kapolres Gowa AKBP Boy FS. Samola, kepada Kapolsek Pallangga Iptu Nasruddin bahwa untuk melengkapi kegiatan Kampung Rewako, maka harus bisa melakukan pemulasaran apabila ada jenasah yang terpapar Covid-19. Sehingga perlu dilakukan simulasi untuk petugas dan relawan mengerti dan dapat melaksanakannya.

Kapolsek Pallangga Iptu Nasruddin, bersama dengan Paurkes Polres Gowa yakni Ahmad Susanto, bersama timnya dipandu Ketua Gugus Covid-19 Kabupaten Gowa dr. Gaffar, melakukan simulasi dibantu relawan Kampung Rewako, Desa Julubori, Kecamatan Pallangga, Gowa, Selasa (23/6/2020).

Dalam kegiatan simulasi ini tampak Kapolsek dan Danramil Pallangga Kapten Inf Basri tidak mau ketinggalan.

Mereka terjun langsung sebagai pelaksana simulasi menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dan mengambil bagian untuk pemulasaran jenasah Covid-19.

Kapolres Gowa AKBP Boy FS. Samola saat dikonfirmasi membenarkan adanya kegiatan tersebut dan berterima kasih kepada Kapolsek Pallangga beserta seluruh stakeholder yang terlibat dalam simulasi pemulasaran jenazah yang terpapar Covid-19.

Ini semua dilakukan untuk mendukung pemerintah dan program kerja kapolri guna menjaga harkamtibmas tetap aman sehingga polri tambah dicintai oleh masyarakat,” tegas AKBP Boy. (rus/uba)

Terkait