Pimpin Apel Operasi Penegakan Prokes, Andi Aslam Harap Gowa Segera Keluar dari Zona Merah Covid-19

Pjs Bupati Gowa, Aslam Patonangi memimpin apel penegakan prokes di halaman kantor Bupati Gowa, Selasa (6/10/2020).

STARNEWS.ID, GOWA — Pjs Bupati Gowa, Andi Aslam Patonangi memimpin apel gabungan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan untuk menekan penularan Covid-19, Selasa (6/10/2020).

Apel yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa itu sekaligus untuk menyosialisasikan Perda wajib memakai masker yang sebentar lagi akan mulai diberlakukan di Kabupaten Gowa.

Bacaan Lainnya

Aslam mengatakan operasi yustisi ini dilakukan untuk membentuk perilaku masyarakat agar disiplin menggunakan masker dan bersama-sama memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Operasi yustisi ini dilakukan bukan untuk mencari siapa yang salah atau melanggar, tapi sasaran kita agar kita bisa membentuk perilaku masyarakat pada masa pandemi ini tidak rentan tertular dengan mematuhi protokol kesehatan dan menggunakan masker,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Aslam yang juga Asisten I Bidang Pemprov Sulsel mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh aparat yang bertugas. Menurutnya, penularan Covid di Gowa dalam tiga hari terakhir terjadi perlambatan.

Ia juga meminta agar jajarannya selalu memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Ini berkat kerja sama kita semua, khususnya Satpol, TNI, Polri dan seluruh pelaksana operasi yustisi ini. Namun hal ini jangan membuat kita lengah. Tetapi harus bekerja memutus mata rantai (Covid-19),” ungkapnya.

Selain itu, dirinya membeberkan Perda Wajib Masker dan Penerapan Protokol Kesehatan akan mulai diberlakukan pada pekan mendatang. Sehingga dirinya berharap ketika Perda ini diterapkan tidak ada masyarakat yang terkena sanksi.

“Kami berencana minggu depan perda sudah mulai berlaku dan ada sanksi yang mengatur. Kita mau masyrakat sudah tau bahwa Perda ini ada agar tidak ada yang terkena sanksi,” tegas Aslam.

Ia berharap melalui apel yustisi ini Kabupaten Gowa yang berada pada zona merah penularan covid bisa berada pada zona hijau. (rus/dam)


Pos terkait