Pimpin Operasi Yustisi, Wabup Gowa Harap Rumah Ibadah Taat Prokes

Wakil Bupati (Wabup) Gowa, H Abd Rauf Malaganni saat memimpin operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan di salah satu masjid, Rabu (3/2/2021). (Foto : Humas Pemkab Gowa)

STARNEWS.ID,GOWA—- Tim Khusus penegakan disiplin protokol kesehatan (Prokes) yang dibentuk Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gowa mulai bekerja, Rabu (3/2/2021).

Mereka melakukan operasi yustisi dengan menyisir langsung tempat strategis. Khusus tim 4, operasi yustisi dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni.

Bacaan Lainnya

Tim 4 terdiri dari Pemkab Gowa, Kemenag Gowa, TNI-POLRI, Satpol PP, dan perwakilan Organisasi Kepemudaan ini menyasar tempat ibadah di kecamatan Somba Opu. Ada tiga masjid yang didatangi.

Yakni Masjid Silaturahim, Masjid Muhammadiyah Rahmatullah Ummah Pandang-pandang dan Masjid Baiturrahim Bonto-Bontoa.

Turut mendampingi Wakil Bupati Gowa, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Hj. Kamsina, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, Hj. Adliah, Koordinator Tim 4, Kasi PD Pontren Kemenag Kabupaten Gowa, H Jamaris

Pada kesempatan itu, Wabup Gowa kembali mengingatkan seluruh tempat-tempat ibadah di wilayah Kabupaten Gowa untuk taat mengikuti protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan penanganan penularan Covid-19.

Apalagi menurut Wabup Gowa akhir-akhir terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia termasuk di wilayah Kabupaten Gowa.

“Saya merasa bersyukur kunjungan pertama ke tempat ibadah ini karena sudah menerapkan protokol kesehatan. Mudah-mudah semua masjid yang ada di Kabupaten Gowa menerapkan protokol kesehatan. Karena kita tentu memahami bahwa akhir-akhir semakin meningkat kasus Covid-19,” kata Kr Kio.

Ia menjelaskan bahwa satu-satunya cara yang bisa dilakukan saat untuk memutus dan menurunkan angka kasus Covid-19 adalah menerapkan protokol kesehatan.

“Apalagi sampai saat belum ada obat. Adapun Vaksin masih bertahap, itupun baru untuk tenaga kesehatan. olehnya itu satu-satunya jalan adalah 4 M ini, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan air sabun dan menghindari kerumunan,” ungkap Abd Rauf.

Lanjut dia, kedepan pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pengurus masjid, pemerintah setempat dan sejumlah pihak untuk melakukan pengawasan agar penerapan protokol kesehatan betul-betul berjalan dengan baik.

“Kita akan terus memberikan pengertian kepada masyarakat. Apalagi kita ketahui bahwa masyarakat akhir-akhir ini ada yang sudah mulai jenuh. Olehnya itu kita harus menyadari bahwa kalau bukan kita siapa lagi yang bisa memutuskan mata rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Gowa,” harapnya.

Dirinya juga menyampaikan terimakasih kepada pengurus masjid yang sudah menerapkan protokol kesehatan. Ia juga berharap agar segera melengkapi protokol kesehatan, seperti tanda jaga jarak shaf dan penyediaan tempat cuci yang dilengkapi dengan sabun.

Sementara itu, pengurus Masjid Baiturrahim Bonto-Bontoa Kecamatan Somba Opu, H Alimuddin mengatakan selama ini pihaknya sudah menerapkan protokol kesehatan. Adapun yang kurang akan segera dilengkapi.

“Kami juga terus melakukan sosialisasi dan mengingat kepada jamaah yang ingin masuk ke masjid untuk menerapkan protokol kesehatan yang tidak memakai masker kami tidak izinkan masuk,” ujarnya.(rus)


Pos terkait