Pimpin Pembaretan Bintara, Kapolda Sulsel : Jaga Muruah Polri

PASANGKAN BARET--- Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam bersama Ketua Bhayangkari Sulsel memasangkan baret kepada personel baru Ditsamapta Polda Sulsel di Lapangan Lingkungan Batulapisi Dalam, Kecamatan Tinggimoncong, Gowa, Sabtu (18/9/2021).(Foto : Humas Polda Sulsel)

STARNEWS.ID,MALINO— Direktorat Samapta Polda Sulsel menggelar upacara pembaretan personel Bintara remaja angkatan 45 TA 2021, Sabtu (18/9/2021).

Lokasi pembaretan dilaksanakan di Lingkungan Batulapisi Dalam, Kecamatan Tinggimoncong, Gowa.

Bacaan Lainnya

Upacara pembaretan yang sudah menjadi tradisi bagi personel baru itu dipimpin langsung Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam.

Upacara tersebut dihadiri juga oleh Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, Pejabat Utama (PJU) Polda Sulsel dan Kapolres Gowa, AKBP Tri Goffaruddin serta Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel.

Upacara pembaretan itu diwarnai dengan pemasangan baret kepada perwakilan bintara remaja Dit Samapta Polda Sulsel oleh Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam.

Sebelum pemasangan baret, eks Kapolda Sultra itu menyiramkan air kembang sebagai tradisi upacara penutupan pembaretan tersebut.

Dalam sambutannya, Merdi menyampaikan pelbagai hal. Salah satunya mengharapkan para bintara menjaga muruah Polri dengan menunjukkan darma bakti kepada bangsa, negara serta masyarakat.

“Tetap menjaga diri, menjaga etika, serta menjaga muruah polri dengan menghindari kesalahan yang dapat merugikan institusi. Dan yang terpenting tidak menyakiti hati masyarakat,” pesan Merdisyam.

Kapolda Sulsel juga menyebut tradisi pembaretan para bintara remaja bertujuan meningkatkan keterampilan individu maupun tim.

Selain itu tradisi tersebut bertujuan meningkatkan jiwa korsa dan kebanggaan sebagai anggota Samapta Polda Sulsel.

“Persiapkan diri dengan baik persiapkan disiplin dan tekad yang kuat serta implementasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah kalian peroleh demi keberhasilan pelaksanaan tugas,” ucapnya.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E. Zulpan menambahkan, tradisi pembaretan ini berlangsung selama dua hari (17-18/9/2021).

”Jadi kegiatan ini sebagai kegiatan simbolis dalam menyiapkan bintara remaja yang baru saja lulus dari SPN Polda Sulsel TA. 2021 agar dapat menjadi polisi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” tandas E. Zulpan. (rus)


Pos terkait