PKM PKK dan Rumah Tangga di Romang Lompoa, Bontomarannu-Gowa

STARNEWS.ID, MAKASSAR – Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini berlangsung beberapa pekan lalu dan alhamdulillah dapat berjalan dengan hikmat dan Iancar sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh pihak PPs UNM melalui LP2M UNM yang dilaksanakan oleh Tim Pengabdi, dimana kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Prodi S2 Pend Kimia PPS UNM mewakili Ketua LP2M UNM dengan mengikuti protokol kesehatan yaitu menjaga jarak, mencuci tangan, mengecek suhu tubuh dan memakai masker.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Kepala Lurah Muhammad Arif, SH, lbu Ketua PKK Kel. Romang Lompoa Kaprodi S2 Pend.Kimia FMIPA UNM, Kepala Laboratorium Kimia FMIPA UNM dan Kepala Dusun serta Ibu2 PKK dan rumah tangga se Kelurahan Romang Lompoa dan Kelurahan Mawang yg terdiri atas 17 Orang yang hadir.

Bacaan Lainnya

Kepala Lurah Romang Lompoa (tampak sebelah kiri) dan Bapak Kaprodi S2 Pend.Kimia PPs UNM Prof.Dr.Muhammad Danial, MSi (sebelah kanan) serta Bapak Ketua Pengabdi Dr.Muhammad Syahrir,S.Pd.,M.Si sekaligus sebagai Kalab Kimia FMIPA UNM (tampak di tengah) dengan mengikuti protokol kesehatan. (foto ist)

Dari 17 orang tersebut terdiri atas kader Posyandu, dan Ibu2 PKK, Kegiatan ini berlangsung dengan baik dimana pematerinya adalah tim pengabdi yang terdiri atas: Bapak Dr. Muhammad Syahrir MSi (Ketua Tim) dan Bapak Prof. Dr. Muhammad Danial, MSi (anggota tim). Kegiatan ini juga dibantu oleh mahasiswa S2 yang sedang merampungkan penelitiannya atas nama: lbu Nurrahmah Marisa Raden.

Mahasiswa yang dilibatkan dalam kegiatan ini untuk membantu pengabdi dalam melakukan kegiatan ini terutama pada saat di lokasi pengabdian. Salah satu tugas yang diberikan adalah menjadi MC dalam acara pembukaan, Acara pembukaan tersebut berlangsung dengan sederhana yang disertai dengan doa bersama semoga kegiatan ini berlangsung Iancar.

Materi pelatihan ini berupa pemberian pengetahuan tentang teknik pengemasan berbagai jenis kemasan dan pengawetannya pada makanan khas tradisional Bugis Makassar terutama pada makanan “Baje”.

Makanan tradisional umumnya merupakan makanan yang umum dikonsumsi terutama masyarakat biasa untuk keperluan sehari hari, tetapi pada umumnya makanan tersebut tidak tahan selama penyimpanan dan mudah mengalami kerusakan serta hanya dapat disimpan 1-2 hari.

Sementara hasil penelitian menggunakan berbagai jenis kemasan diperoleh jenis kemasan plastik sangat Iebih baik dibandingkan dengan jenis kemasan daun kulit jagung, daun pisang kering, maupun kertas berminyak, karena dapat bertahan lama melebihi dari masa simpan yang sesungguhnya bias sampai 14 hari dengan kemasan plastik yang tertutup rapat dengan cara dipress.

Kegiatan pelatihan ini berlangsung sukses dan Iancar bahkan dalam kegiatan ini ikut bertanya Bapak Lurah, dan 2 orang yg mewakili ibu2 PKK. Sebenarnya masih banyak yang mau bertanya dari peserta Iainnya, namun karena terbatas waktu sehingga diharapkan jika ada pertanyaan Ianjutan peserta Iainnya diharapkan menyampaikan pertanyaannya melalui ponsel Iangsung bisa WA atau sms.

Ibu Ketua PKK sedang menerima alat pengepres plastik dan produk kemasan makanan khas tradisional Bugis-Makassar “Baje” yang berlabel dari Tim Pengabdi PNBP LP2M UNM (Bapak Dr.Muhammad Syahrir,S.Pd.,M.Si dan Bapak Prof Dr.Muhammad Danial, M.Si. (foto ist)

Antusias masyarakat dan lbu PKK di Kel Romang Lompoa dalam mengembangkan kegiatan ini sangat tinggi terbukti dari hasil angket para peserta pelatihan yang mewakili lbu lbu PKK adalah motivasinya sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan, kemauan bertanya bagi peserta pelatihan terhadap kegiatan yang berlangsung luar biasa bahkan Kepala Lurahnya juga ikut bertanya.

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh ceria dimana pada akhir acara diminta lbu Ketua PKK Kelurahan Romang Lompoa menerima berupa alat press dan produk yg diserahkan oleh Ketua Tim Pengabdi (Gambar 2), namun ada salah satu peserta yang diundang tidak sempat hadir karena suaminya berpulang ke rahmatullah dan semoga diterima amalnya di sisi Allah SWT.

Walaupun kegiatan ini berjalan sederhana namun kegiatan tetap berjalan dengan baik dan lancar serta dilakukan pengambilan angket terhadap sejumlah peserta tentang bagaimana kegiatan ini, apakah menarik atau tidak serta melihat bagaimana motivasi melaksanakan kegiatan tersebut serta meminta saran untuk kegiatan lebih lanjut. Selesai acara ditutup secara resmi oleh Bapak Kaprodi S2 Pend.

Kimia PPS UNM dengan mengucapkan agar kegiatan ini dapat berlanjut dengan jenis kegiatan yang berbeda tetapi dengan tujuan yang sama berupa Pengabdian kepada Masyarakat. Pada sesi terakhir dilakukan pembacaan doa dengan bersama-sama mengucapkan Al-Fatihah. Aamiin YRA. (*/)

Terkait