Polisi Bongkar Jaringan Pengedar Narkoba Internasional, Warga Nigeria Terlibat

STARNEWS ID, JAKARTA – Aparat kepolisian berhasil menggagalkan transaksi narkoba jenis sabu 158 kilogram, Jumat (29/11/2019). Polisi menangkap dua pelaku AC (38), warga Nigeria dan EF sebagai kurir.

Sebenarnya pihak kepolisian tengah menyelidiki selama dua bulan oleh Tim 2 SATGAS NIC Direktorat Tindak Ppidana Narkoba Bareskrim Polri terhadap peredaran narkotika jaringan Nigeria-Jakarta.

Bacaan Lainnya

Makanya pada Hari Jumat (29/11/2019), sekitar pukul 16.45 WIB, tim telah menangkap tersangka berinisial EF di jalan Raya Sirkuit Sentul 23, Kadumangu, Kec. Babakan Madang, Kab. Bogor, Jawa Barat.

Inilah barang bukti sabu-sabu seberat 158 kg, yang akan diedarkan tersangka. (foto ist)

Dalam penangkapan tersebut tim berhasil menyita barang bukti narkotika jenis shabu sebanyak sekitar 15 (lima belas) kilogram, yang berada dalam karung pada mobilio silver.

Berdasarkan keterangan tersangka kemudian tim melakukan pengembangan dan menemukan barang bukti narkotika jenis shabu sebanyak 118 ( seratus delapan belas) Kg, yang berada di Perumahan Griya Alam Sentul.

Selanjutnya tim melakukan pengembangan kembali dan berdasarkan keterangan tersangka bahwa masih ada BB lain yang disimpan di dalam mobil Daihatsu Granmax yang diparkir di sekitar Jalan Baru Sentul, Bogor.

Dan tim berhasil menemukan sebuah mobil Daihatsu Grandmax yang di dalamnya terdapat narkotika jenis shabu sebanyak 25 (dua puluh lima) kilogram. BB ini disimpan dalam sebuah kardus yang dibungkus karung warna biru. Jadi total BB narkotika sabu yang disita sebanyak 158 Kg.

Tersangka EF sebagai kurir terpaksa dilumpuhkan karena mencoba melarikan diri dan melawan petugas. (foto ist)

Modus Operandi

Tersangka EF sebagai pengedar yang di kendalikan oleh seseorang AC, yang diduga napi warga negara Nigeria dengan cara melalui komunikasi telepon.

Namun saat pengembangan, tersangka mencoba melarikan diri dan melawan, akibatnya petugas memberikan tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka EF. Selanjutnya tersangka dilarikan ke Rumah Sakit Polri, untuk diberikan tindakan medis. (star1)


Pos terkait