Polrestabes Makassar Bersama Warga Bersatu Lawan Pandemi Covid-19

Ipda Hermanto (kanan) bersama pengurus masjid Al-Hilal. (foto ist)

STARNEWS.ID, MAKASSAR – Hingga kini Kota Makassar masih masuk dalam kategori zona merah penyebaran pandemi Covid-19 dengan peningkatan Reproduksi Efektif (RT) masih di atas 1.0 sehingga belum dapat menerapkan kebijakan New Normal.

Fakta ini berdasarkan data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Dinas Kesehatan Kota Makassar.

Bacaan Lainnya

Trend peningkatan penyebaran Covid-19 di Kota Makassar dipengaruhi oleh instruksi Presiden untuk memaksimalkan dan mempercepat penelitian uji sampel Swab, penerapan physical dan social distancing yang belum maksimal.

Salah satu kendala yang saat ini dihadapi yakni masih adanya sebagian warga Kota Makassar yang belum memiliki kesadaran penuh untuk menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam rangka mengendalikan dan mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Makassar, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Yudhiawan memerintahkan seluruh personil Polrestabes Makassar dan jajaran untuk berperan aktif menghimbau warga masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, di antaranya dalam melaksanaan kegiatan ibadah di tempat ibadah.

Jumat (26/6/2020), bertempat di Masjid Al-Hilal jalan Kelapa Tiga No. 52B Kelurahan Ballaparang, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Kasubnit 2 Unit V, Sat-Intelkam Polrestabes Makassar, Ipda Hermanto, melakukan pemasangan dan penyampaian himbauan protokol kesehatan sebelum pelaksanaan salat Jumat.

Salah seorang pengurus mesjid Al-Hilal yakni Ruddin, menyambut baik kegiatan tersebut. Dijelaskan bahwa bahwa pihaknya telah menerapkan protokol kesehatan sesuai arahan Ketua MUI Sulawesi Selatan, AGH. K.H. Sanusi Baco selaku Dewan Pembina Mesjid Al-Hilal.

Sementara itu, adapun imbauan yang disampaikan Ipda Hermanto antara lain ; agar jamaah wajib menggunakan masker, mencuci tangan dengan air mengalir atau hand sanitazer, membawa sajadah masing-masing, menjaga jarak dengan mengikuti shaf yang sudah diatur panitia, mengukur suhu tubuh dengan thermogun.

“Jika kurang sehat agar shalat di rumah dan terus berdoa agar pandemi Covid-19 cepat berakhir sehingga kita dapat hidup normal kembali,” tandas Ipda Hermanto. (uba)

Pos terkait