Polsek Parangloe Ungkap Kasus Curanmor, Dua Tersangka Diringkus

Anggota Polsek Parangloe menggiring tersangka kasus curanmor, Sabtu (26/6/2021). (Foto : Humas Polsek Parangloe)

STARNEWS.ID,PARANGLOE—Polsek Parangloe berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Dua orang tersangka diringkus.

Kedua tersangka itu berperan sebagai pelaku dan penadah. Inisialnya MA (19) dan FT (27). Keduanya merupakan warga Alur C, Lingkungan Parang, Kelurahan Lanna.

Bacaan Lainnya

MA dan FT ditangkap di kediamannya, Kamis (24/6/2021) malam.

Kasubbag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal saat anggota Polsek Parangloe mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya salah satu rumah menjadi tempat kumpul terduga pelaku kejahatan.

“Anggota kemudian berpatroli dan menemukan 7 pemuda sedang berkumpul di depan rumah MA. Saat dihampiri ke 7 pemuda itu langsung melarikan diri. Anggota yang curiga kemudian memeriksa di sekitar rumah tersebut. Ternyata ditemukan 4 Unit sepeda motor yang masih utuh. Serta 1 unit rangka motor dan kap-kap motor yang telah dilepas,” beber AKP M Tambunan didampingi Kapolsek Parangloe, Iptu Agus Muthalib dalam konferensi pers di Mako Polsek Parangloe, Sabtu (26/6) siang.

Anggota kemudian memeriksa nomor rangka kendaraan yang ditemukan di rumah MA. Dari hasil pemeriksaan rangka kendaraan itu, diketahui bahwa pemilik kendaraan merupakan warga kecamatan Tinggimoncong.

Polsek Parangloe kemudian menghubungi Polsek Tinggimoncong. Berdasarkan keterangan Polsek Tinggimoncong, sesuai nomor rangka kendaraan itu pernah dilaporkan hilang oleh pemiliknya.

“Polisi kemudian menggerebek rumah MA. Hasil interogasi, MA mengakui bahwa 1 motor hasil curian telah dijual oleh pamannya, FT,” ungkap Tambunan.

MA pun mengakui bahwa dirinya kerap melakukan pencurian motor. Aksi kejahatan itu dilakukan bersama rekannya berinisial AL (20) yang saat ini masih dalam pencarian petugas.

“Motor yang saya curi rata-rata di pinggir jalan dan tidak dikunci stang. Sebagian lagi di teras rumah,” tutur MA.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa 5 unit sepeda motor dan 1 unit rangka motor. Berikut kap motor.

“MA ini dicurigai merupakan bagian dari jaringan curanmor yang selama ini meresahkan masyarakat Gowa. Makanya polisi masih melakukan pengembangan,” tambah Kapolsek Parangloe, Iptu Agus Muthalib.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua pelaku tersebut dikenakan Pasal 363 dan 340 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(rus)


Pos terkait