Potensi Tambang Melimpah, Pemkab Gowa Dorong Perda Pajak Minerba

PARIPURNA RANPERDA--- Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan (kiri) bersama Wakilnya, H Abd Rauf Malaganni menyaksikan Ketua DPRD Gowa, H Rafiuddin Raping meneken dokumen penetapan Ranperda Pajak Minerba menjadi Perda disela Rapat Paripurna di Gedung DPRD Gowa, Rabu (29/12/2021).(Foto : Humas Pemkab Gowa)

STARNEWS.ID,GOWA— Kabupaten Gowa cukup kaya dengan sumber daya alam. Salah satunya tambang.

Potensi tambang yang melimpah kembali dilirik untuk menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bacaan Lainnya

Pemerintah Kabupaten Gowa telah mendorong sebuah rancangan peraturan daerah (Ranperda) Pajak Minerba dalam meningkatkan pemasukan daerah dari sektor tambang.

Ranperda Pajak Minerba ini menuai respon positif dari pihak dewan. Dari tiga ranperda yang diusulkan, satu di antaranya berhasil ditetapkan setelah melalui pandangan umum dan tahapan-tahapan lainnya.

Salah satu dari tiga Perda tersebut yaitu Ranperda Tentang Perubahan Atas Perda Kabupaten Gowa Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, Perda Pajak Minerba ini sebagai upaya pemerintah daerah dalam mencari sumber PAD baru untuk mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

Salah satunya dengan cara menambah serta mengkaji ulang sumber retribusi di beberapa sektor yang ada di Kabupaten Gowa.

“Kabupaten Gowa memiliki sumber daya alam yang melimpah termasuk di sektor pertambangan. Olehnya itu, diperlukan adanya regulasi yang up to date untuk memaksimalkan PAD dan juga dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Adnan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gowa, Rabu (29/12).

Adnan menjelaskan, pajak minerba ini adalah sektor yang besar untuk sumber PAD. Karena, hasil pendapatannya dapat langsung masuk ke Kabupaten Gowa dan dimanfaatkan untuk kemakmuran masyarakat.

“Ranperda yang ditetapkan ini telah dilakukan penyesuaian dengan UU No. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah dan UU No. 3 Tahun 2020 Tentang Minerba. Termasuk beberapa dinamika yang memerlukan penyesuaian, telah dimasukkan ke dalam Ranperda yang ditetapkan pada hari ini,” terangnya.

Lanjut Bupati Gowa 2 periode ini, dengan ditetapkannya Ranperda ini, nantinya diharapkan dapat menambah pemasukan daerah melalui PAD yang akan dimanfaatkan untuk keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Gowa.

Terkait 2 Ranperda lainnya, yaitu tentang Zona Nilai Tanah (ZNT) dan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Kabupaten Gowa Tahun 2021 – 2035, Adnan berharap dapat dipercepat pembahasannya agar segera ditetapkan.

Juru Bicara Pansus Pembahasan Ranperda, Abd Razak menjelaskan bahwa Ranperda yang ditetapkan ini telah melalui beberapa tahapan mulai dari penyerahan, pembahasan, hingga penetapannya pada hari ini.

“Selain pembacaan laporan pansus, kami juga mengajak hadirin sekalian untuk melakukan refleksi tahun 2021. Peran&peran legislasi, pengawasan, dan penganggaran telah kita lakukan dengan baik. Semoga Kabupaten Gowa dapat lebih baik lagi di masa yang akan datang,” tandasnya. (rus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *