PPKM Mikro di Gowa, Kapasitas Tempat Ibadah Dibatasi, Tempat Usaha Wajib Tutup Pukul 7 Malam

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan memimpin rapat koordinasi terkait pelaksanaan PPKM Mikro di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Rabu (7/7/2021). (Foto : Juned)

STARNEWS.ID,GOWA—–Pemkab Gowa siap menerapkan PPKM Mikro. Efektif berlaku mulai Sabtu (10/7/2021) selama 10 hari atau hingga 20 Juli 2021.

Dalam PPKM Mikro itu, Pemkab Gowa akan membatasi kegiatan masyarakat, baik di tempat ibadah, maupun tempat usaha.

Bacaan Lainnya

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, PPKM mikro ini guna menindaklanjuti instruksi dari Manteri Dalam Negeri (Mendagri) dalam rangka pengendalian penyebaran Covid-19, khususnya varian baru yang sudah masuk di Indonesia.

“Tempat-tempat ibadah masih tetap buka. Hanya saja kapasitasnya jemaahnya dibatasi 25 – 50 persen. Terpenting tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Adnan dalam rapat koordinasi pelaksanaan PPKM Mikro di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Rabu sore (7/7/2021).

Untuk tempat usaha, seperti mini market berjaringan, hanya bisa buka hingga pukul 19.00 Wita. Begitu pun restoran dan rumah makan.

Kecuali layanan pesanan antar makanan diperbolehkan sampai di atas Pukul 19.00 dengan catatan makanan dibawa pulang. Tidak makan di tempat.

“Toko kelontong dan sejenisnya bisa buka hingga pukul 22.00 Wita,” terangnya.

Adnan berharap semua pihak ikut terlibat dalam dan berkontribusi sehingga pelaksanaan PPKM Mikro ini bisa berjalan dengan baik. Sehingga pandemi Covid-19 ini segera berakhir.

“Keberhasilan pelaksanaan PPKM ini karena kekompakan dan kebersamaan kita. Seluruh masyarakat,” harapnya.(rus)


Pos terkait