Pria Sadis Tebas Istri dan Mertua serta Polisi

ilustrasi pembunuhan (int)

STARNEWS.ID, MAKASSAR — Empat orang jadi korban keganasan SDL (45), Jumat (23/10/2020). Dengan membabi but, ia melukai semua korbannya.

Memasuki siang hari, sekitar pukul 12.15 WITA SDL (45) menemui SLV (40) di rumahnya. SDL pun langsung menebas lengan kiri serta kepala, perut, paha dan badan korban yang tak lain adalah istrinya sendiri.

Bapak SLV, ALM (62) yang mencoba menolong pun turut jadi korban keganasan SDL. Tanpa ampun, pelaku menebas bagian lengan kiri dan kanan serta jari kiri mertuanya tersebut.

Kemudian, SLM (60) ibu dari SLV keluar dari kamar dan lari keluar rumah untuk meminta pertolongan warga sekitar. Malang, pelaku mengejar dan menebas kedua lengan ibu mertuanya itu.

Setelah para korban tak berdaya, SDL langsung melarikan diri melewati Asrama Wipayana. Sementara para korban langsung dilarikan warga ke RS Ibnu Sina, Jl Urip Sumoharjo, Makassar.

Menghimpun dari keterangan Ketua RT 03 RW 08 Kelurahan Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang, Marlina, ulah pelaku itu diduga lantara kecemburuan.

Diketahui, SDL sebelumnya ditahan di Lapas Gunung Sari, Makassar dengan kasus pembunuhan di Jeneponto. Sebelumnya juga, korban SLV yang tak pernah mejenguk di penjara pun pernah meminta cerai dari pelaku.

Setelah bebas dari tahanan sekitar satu bulan yang lalu, pelaku mencurigai SLV menjalin hubungan asmara dengan laki-laki lain. sehingga pelaku mencoba menghabisi nyawa istrinya tersebut.

Terkait, apaeat Polsek Panakkukang pun langsung melakukan pencarian terhadap pelaku. Hingga sekitar pukul 13:30 WITA, keberadaan SDL terendus.

Rupanya, ia bersembunyi di rumah warga di Jl Pampang 2 lorong 4 Kelurahan Pampang Kecamatan Panakkukang. Tim Resmob Polsek 09 Panakkukang pun langsung mengadakan penggerebekan di rumah tersebut.

Namun pelaku masih sempat menyerang anggota Resmob Polsek 09 Panakkukang, Aipda Zulkadri di bagian muka dan kaki saat berada ruang tamu rumah tersebut.

Sehingga polisi pun terpaksa menembak pelaku tepat di bagian kepala dan badannya. Sebanyak 6 peluru ditembakkan sehingga pelaku pun meninggal di tempat.

Sementara Aipda Zulkadri yang turut menjadi korban SDL langsung dilarikan ke RS Ibnu Sina. Tempat yang sama dengan korban lainnya. (fad/dam)

Pos terkait