Pulihkan Jaringan Listrik di NTT, PLN Sulselrabar Kirim Pasukan Khusus  

General Manager PLN UIW Sulselrabar, Awaluddin Hafid di Bandara Hasanuddin menyalami satu persatu pasukan khusus yang akan berangkat ke NTT, Kamis (8/4/2021). (foto dok PLN)

STARNEWS.ID, MAKASSAR – PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulselrabar mengirimkan personel untuk membantu proses pemulihan sistem kelistrikan pasca cuaca ekstrem yang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten dan Kota di Nusa Tenggara Timur, Kamis (8/4/2021).

Tim yang diberangkatkan merupakan tenaga teknik dengan kompetensi khusus pemeliharaan Jaringan Tegangan Rendah serta Jaringan Tegangan Menengah serta Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) guna membantu percepatan pemulihan kelistrikan di sejumlah wilayah Kabupaten dan Kota di Nusa Tenggara Timur.

Bacaan Lainnya

Nampak prosesi pelepasan 19 petugas khusus yang akan diberangkatkan ke NTT untuk memulihkan listrik di daerah yang terkena bencana, Kamis, (8/4/2021). (foto dok PLN)

“Sebanyak 19 personel berangkat pada Pada hari ini, langsung menuju Kupang dan akan bergabung dengan tim PLN di unit lainnya dari seluruh Indonesia,” ujar General Manager PLN UIW Sulselrabar, Awaluddin Hafid di Bandara Hasanuddin.

Tim PDKB ini terdiri dari gabungan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di Wilayah Sulselrabar yakni, Palopo, Makassar Selatan, Makassar Utara, Kendari, Mamuju dan Parepare.

“Kami akan berusaha secara maksimal untuk membantu percepatan pemulihan pasokan listrik,” katanya.

Prioritas dalam penanganan pasca bencana alam antara lain pemulihan kelistrikan di sejumlah layanan publik seperti rumah sakit, tempat penampungan pengungsi, instalasi air bersih, serta objek vital lainnya.

Pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin agar warga Kupang dan sekitarnya dapat kembali menikmati akses listrik.

Awaluddin berharap Tim PDKB ini dapat mengutamakan Kesehatan dan Keselamatan kerja (K3) di setiap pekerjaan percepatan pemulihan pasokan listrik karena kesehatan dan keselamatan jiwa adalah yang utama. (*/uba)


Pos terkait