Ramadhan, Santri Rumah Tahfidz Khoirul Ummah Bagi-Bagi Takjil Gratis

Santri Rumah Tahfidz Khoirul Ummah berdiri berjejer di tepi ruas jalan Poros Malino, Kecamatan Parangloe, Gowa sambil memegang bungkusan berisi takjil buka puasa, Jumat (16/4/2021). Takjil buka puasa itu diberikan secara gratis kepada pengguna jalan yang melintas. (Foto : Rusli Haisarni)

STARNEWS.ID,GOWA— RumahTahfidz Khoirul Ummah, Kelurahan Lanna, Kecamatan Parangloe, Gowa terus mengisi bulan suci Ramadhan ini dengan kegiatan positif.

Setelah melakukan Rihlah pekan lalu, kini mereka kembali berbagi takjil gratis kepada pengguna jalan yang melintas di Poros Malino. Kegiatan bagi-bagi takjil gratis itu dilakukan menjelang buka puasa, Jumat (16/4/2021).

Bacaan Lainnya

Ketua Pengurus Rumah Tahfidz Khoirul Ummah, Irmayanti mengatakan, aksi bagi-bagi takjil itu melibatkan puluhan santri.

Adapun lokasi bagi takjil gratis itu dilakukan di dua titik. Pertama di Kelurahan Lanna. Yang kedua di Desa Borisallo.

“Bagi-bagi takjil gratis ini merupakan salah satu program kerja Rumah Tahfidz Khoirul Ummah,” ujar Irmayanti.

Lanjut Irma, program bagi-bagi takjil ini sekaligus merupakan bentuk kepedulian Rumah Tahfidz Khoirul Ummah kepada warga yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Kita libatkan langsung santri membagi takjil kepada pengguna jalan dengan tujuan menumbuhkan rasa dan jiwa sosial di dalam diri santri sejak dini,” terangnya.

Rumah Tahfidz Khoirul Ummah sendiri baru tiga bulan beroperasi. Kendati demikian, jumlah santri nya sudah terbilang banyak. Saat ini, total santri yang dibina sekitar 50 orang lebih.

Dengan waktu jam belajar dua sesi dalam sepekan. Yaitu Senin-Rabu, serta Jumat-Minggu, santri Rumah Tahfidz Khoirul Ummah siap dididik menjadi calon penghapal Alquran yang mumpuni di Kabupaten Gowa.

Upaya ini sekaligus mendukung dan mensukseskan program satu desa satu hafidz yang dicanangkan oleh Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.

Hanya saja, yang menjadi kendala, Rumah Tahfidz Khoirul Ummah sampai saat ini belum memiliki gedung belajar refresentatif. Tempat belajar yang digunakan saat ini masih menumpang.

Karena itu, Irmayanti sangat berharap bantuan dari pihak donatur dalam mendukung pengembangan sarana belajar Rumah Tahfidz Khoirul Ummah.

“Kita sangat membutuhkan dukungan dari pelbagai pihak. Apalagi banyak program kerja keagamaan yang kita agendakan. Setelah bagi-bagi takjil gratis ini, selanjutnya dalam waktu dekat akan dilaksanakan kegiatan Simaan bagi santri yang sudah hapal satu juz,” pungkasnya. (rus)


Pos terkait