Rencana Wali Kota Makassar Nonaktifkan RT/RW Ditolak Tujuh Fraksi DPRD Makassar

Danny Pomanto bersama para Ketua RT/RW se-kota Makassar. (foto makassarterkini.com)

STARNEWS.ID, MAKASSAR – Rencana Wali Kota Makassar,  Mohammad Ramdhan Pomanto untuk meresetting pemerintahan, dengan  menonaktifkan Ketua RT/RW mendapat penolakan dari tujuh fraksi di DPRD Makassar. .

Ketujuh fraksi yakni Partai PDIP, Golkar, Demokrat, PPP, PAN, PKS, dan Nurani Indonesia Bangkit (NIB). Mereka sudah menandatangi pernyataan sikap penolakan terkait penonaktifan RT/RW.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya sejumlah Ketua RW/RT menyampaikan aspirasi terkait rencana Wali Kota Danny Pomanto tersebut. Kedatangan mereka diterima  tujuh fraksi dan dipimpin Wakil Ketua DPRD Makassar, Adi Rasyid Ali.

Terdapat enam poin dalam pernyataan sikap tersebut. Diantaranya menolak perwali yang akan dikeluarkan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menonaktifkan Ketua RT/RW/LPM se-Kota Makassar. Menolak pengangkatan plt RT/RW/LPM se-Kota Makassar.

Tetap memberlakukan dan mematuhi Perda 41/2001 Bab XI tentang pemberhentian pengurus RT/RW/LPM karena akan menjadi preseden buruk bagi demokrasi jika Ketua RT/RW/LPM diganti sebelum masa jabatannya berakhir.

Ketua RT/RW/LPM siap membantu program Pemerintah Kota Makassar sesuai kewenangan yang diberikan karena RT/RW/LPM merupakan bagian dari struktur pemerintah yang diatur dalam perda.

Menolak keras evaluasi kinerja pemberian rekomendasi kelayakan RT/RW/LPM oleh Tim Pemenangan Bassi Baraniya yang berpotensi merusak tatanan kemasyarakatan dan menimbulkan keributan di tengah masyarakat. Serta menolak anggaran dana kelurahan dialihkan untuk program Makassar Recover.

Wakil Ketua DPRD Makassar, Adi Rasyid Ali mengatakan, berdasarkan paparan fraksi yang hadir, semua menolak penonaktifan RT/RW karena dianggap melanggar Perda dan Perwali yang sudah ditetapkan.

Adi mengatakan aspirasi Ketua RT/RW perihal penonaktifan RT/RW bukan settingan. Karena itu, dia meminta Wali Kota Makassar untuk tidak melanjutkan rencana menonaktifkan semua Ketua RT/RW se-Kota Makassar. (*/uba)


Pos terkait