Sengketa Lahan Pemkot Makassar, Warga Saling Serang, 8 Korban Luka

Beginilah suasana warga saling serang memperebutkan lahan sengketa.(foto ist)

STARNEWS.ID, MAKASSAR – Bentrokan tidak bisa dihindari antar warga di Kelurahan Antang Kecamatan Manggala, Makassar. Ini dipicu terkait sengketa lahan seluas kurang lebih 1 hektar, Jum’at (22/11/2019).

Sengketa ini melibatkan Pemkot Makassar dengan ahli waris tanah tersebut. Pemkot bersikeras kalau tanah tersebut milik negara, sementara warga menolaknya.

Bacaan Lainnya

Akibat dari bentrokan ini, tiga warga tertembus busur, beberapa warga menderita luka-luka terkena lemparan batu. Warga yang menjadi korban ini, segera dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapatkan pertolongan.

Dari pantauan di puskesmas, beberapa orang terlihat sedang dirawat, ada warga terlihat terkena busur di leher, dan masih tertancap. Juga ada di kaki dan luka di bagian tubuh lainnya.

Sementara pihak kepolisian masih melakukan pengamanan di sekitar TKP, dan berusaha menenangkan kedua belah pihak yang berseteru.

Tanah seluas 1 hektar tersebut telah diklaim Pemkot Makassar melalui Dinas Pertanahan. Namun, pihak ahli waris membantah, bahwa lahan tersebut tidak pernah diserahkan kepada Pemerinta Kota setempat.

Keberatan warga ini diperkuat dengan Sertifikat Hak Milik (SHM), yang menjadi alasan pihak ahli waris mempertahankan lahan tersebut.

Sementara alas hak atau alat bukti Pemkot Makassar yang kemudian mengklaim lahan tersebut sebagai aset negara, belum.diketahui. (star2)

Beginilah situasi saat warga saling serang dan dilerai oleh aparat kepolisian. Akibatnya beberapa dari warga terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit.


Pos terkait