Serangan Covid-19 Meningkat di Bulukumba

Juru Bicara Covid-19 Bulukumba, sekaligus Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bulukumba, Daud Kahal saat menyampaikan argument terkait penyebaran Covid 19

STARNEWS.ID, BULUKUMBA — Penyebaran virus korona di Bulukumba tampaknya sulit diredam. Jumlah pasiennya masih bertambah.

Data yang dihimpun starnews.id, setidaknya hingga Kamis (25/6/2020), dari 74 orang sebelumnya, bertambah hingga 99 orang yang dinyatakan positif terpapar coronavirus disease (Covid) 19 atau virus korona di kabupaten berjuluk Butta Panrita Lopi tersebut.

Bacaan Lainnya

Berkenaan hal itu, juru bicara (Jubir) Covid-19 Bulukumba, Daud Kahal yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengatakan, dua hari sebelumnya bertambah 15 kasus sehingga menjadi 74 kasus positif. Tidak sampai disitu, ternyata terdapat penambahan lagi 25 kasus positif.

“Jumlah tersebut mengalami penambahan, berdasarkan laporan hasil Swab per hari ini, Kamis 25 Juni 2020, terjadi penambahan terbanyak sejak kasus positif pertama yakni, terdapat penambahan 25 orang. Sehingga total kasus positif di Bulukumba sebanyak 99 orang,” kata Daud sapaan akrabnya kepada Starnews.id, saat ditemui di ruangan kerjanya di Kantor Diskominfo Bulukumba, Jl Kusuma Bangsa No.9 Caile, Ujung Bulu Kab. Bulukumba, Kamis (25/6/2020).

Daud menjelaskan, pertambahan ini bisa ditandai karena tracing kontak yang massif dilakukan. Sehingga bisa diketahui dengan cepat hasilnya. Setelah itu dapat langsung dilakukan upaya atau strategi untuk memutus mata rantai penularan Covid 19.

“Saat ini, gugus tugas mempersiapkan langkah strategi untuk penanganan pengendalian laju pertambahan kasus positif di Bulukumba,” beber Daud.

Jumlah kasus yang hampir 100 positif ini, kata dia, semestinya sudah menjadi warning (peringatan) bagi masyarakat dan semua pihak. Juga tidak mengabaikan protokol kesehatan. Sebab, jika protokol kesehatan diabaikan, maka tingkat penularannya juga akan sulit dikendalikan.

“Mari kita saling menjaga dengan menerapkan protokol kesehatan setiap saat,” imbau Daud. (nur/idj)

Pos terkait