Setuju! PSBB kota Makassar Bakal Diperpanjang

Suasana pelaksanaan PSBB di kota Makassar yang sudah berjalan dua pekan, bakal diperpanjang untuk tahap kedua. (foto ist)

STARNEWS.ID, MAKASSAR – Memasuki penghujung pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap pertama, digelar evaluasi yang dihadiri seluruh elemen yang terlibat. Hasilnya PSBB bakal diperpanjang ke tahap kedua, karena hasilnya belum maksimal.

Rapat Evaluasi yang berlangsung di Hotel Claro dipimpin Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb pada Selasa (5/5/2020).

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan pertama, Kadis Kesehatan kota Makassar, Naizah Tun Azikin memaparkan kondisi sebelum dan saat dilaksanakan PSBB.

“Kini kasus Covid 19 sudah menyerang semua kecamatan sehingga perlu upaya lebih keras lagi untuk menekannya,”urai Naizah.

Selama pelaksanaan PSBB, terjadi penurunan angka kematian Covid 19 dari 12 orang menjadi 9 orang. Kini penularan Covid 19 sudah mulai landai dibandingkan sebelum PSBB.

Sedangkan Kakandep Agama Makassar, Arsyad Ambo Tuo mengatakan dalam PSBB masih ada jamaah yang berusaha salat tarawih di masjid. Namun pihaknya sudah mensosialisasikan pada pengurus masjid, terkait imbauan salat di rumah.

Dandem POM Kodam XIV Hasanuddin, Letkol CPM Tabi Pasenggong menyarankan agar PSBB diperpanjang. Alasannya karena masih banyak yang belum patuh, dengan aturan PSBB seperti salat di masjid.

Selain itu, selama pelaksanaan PSBB menjamur pengemis dan gepeng segera perlu diantisipasi secepatnya.
Lalu Dandim 1408/BS Makassar, Kolonel Inf Andriyanto menimpali kalau selama PSBB, pemerintah sudah mampu mengontrol pasien yang terpapar. Namun pengawasan terhadap warga yang belum patuh PSBB perlu ditingkatkan.

“Jadi pada intinya PSBB, ini baiknya kita lanjudkan sehingga kita dapat dengan cepat menuntaskan dampak Covid-19 ini,”tegas Dandim.

Usulan perpanjangan PSBB diamini Kompol Nugraha, yang mewakili Kapolres Pelabuhan Makassar.

“Kami dari polres pelabuhan sangat setuju di perpanjang,”katanya singkat.

Menurutnya pelaku usaha masih banyak yang membandel sehingga harus ditindak tegas. Begitupun pembagian sembako dilakukan secara merata dan tidak tumpang tindih.

Lalu Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol. Yudiawan Wibisono juga menyetujui perpanjangan PSBB. Namun pihaknya berharap semua pihak harus bekerja sesuai prosedur.

“Untuk melanjudkan PSBB, kita harus memiliki payung hukum yg matang sehingga tidak adanya pertanyaan ataupun tindakan yang tidak kita inginkan terjadi d ilapangan terhadap anggota,”urai Yudiawan.

Sekretaris Daerah Pemerintah kota Makassar, Muh. Anshar menyimpulkan kalau semua setuju perpanjangan PSBB.

“Pak Wali Kota malam ini akan menandatangani pengajuan SK perpanjang PSBB yang akan diajukan kepada Gubernur Sulsel dan selanjutnya akan di ajukan kepada Kemenkes,” jelas mantan Kadis PU kota Makassar ini.

Sebelumnya PSBB kota Makassar diberlakukan selama dua pekan, mulai 24 April – 7 Mei 2020. Dalam tahap kedua ini, pemerintah setempat diminta lebih tegas untuk memutus mata rantai Covid 19. (star1)

Terkait