Siap Kembangkan Wisata Bahari, Deng Ical Komitmen Berdayakan SDM Lokal

STARNEWS.ID, MAKASSAR — Makassar rupanya juga memiliki Kepulauan Spermonde dengan 12 pulau menawan. Tentu dapat dieksplorasi menjadi destinasi wisata andalan.

Membangun sektor pariwisata jadi komitmen calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal-Fadli Ananda. Selain wisata budaya dan religi, juga mengembangkan wisata bahari.

Bacaan Lainnya

“Potensi wisata bahari di Makassar sangat besar dan menjanjikan. Salah satunya pengembangan wisata bahari di 12 pulau yang masuk gugus Kepulauan Spermonde. Bila DILAN terpilih, ya pengembangan pariwisata di sana akan jadi salah satu yang kita genjot,” ucap Deng Ical -sapaan akrab Syamsu Rizal, Rabu (2/12/2020).

Adapun 12 pulau di Kepulauan Spermonde yang akan dijadikan DILAN sebagai destinasi wisata bahari yakni Pulau Langkai, Barang Lompo, Samalona, Kodingareng Keke, Barang Caddi, Lanjukkang, Lumu-lumu, Bonetambung, Kodingareng Lompo, Lae-lae, Kayangan hingga Pulau Lae-lae kecil.

Mengenai upaya meningkatkan jumlah pengunjung menurut Deng Ical, banyak program wisata yang bisa diagendakan di Kawasan Spermonde. Mulai dari snorkeling hingga diving.

“Selain menyiapkan area snorkeling dan diving, juga bisa dilakukan susur pantai. Selanjutnya, kita siapkan pula sarana dan prasarana pendukung, semisal homestay,” terang dia.

Kader Muhammadiyah itu mengungkapkan dalam mengembangkan wisata bahari di Kepulauan Spermonde, pihaknya pastinya akan berkolaborasi dengan Pemprov Sulsel. Terlebih disebutnya Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, juga menaruh atensi besar terhadap pembangunan dan pengembangan Kepulauan Spermonde.

“Bila diberi amanah memimpin Makassar, DILAN pastinya siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemprov Sulsel. Program Gubernur Sulsel untuk pengembangan gugus pulau di Kepulauan Spermonde akan kita selaraskan dan sinergikan,” tuturnya.

Lebih jauh, Deng Ical menekankan yang tidak kalah penting dan utama, dalam pengembangan wisata bahari adalah pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) lokal. Investasi boleh saja masuk, tapi sumber daya lokal, termasuk pelibatan penduduk akan menjadi prioritas. Toh, tujuan dari program tersebut selain meningkatkan PAD, juga untuk mendongkrak taraf hidup dan kesejahteraan penduduk lokal.

“Tentu saja mayoritas sumber daya lokal yang akan kita gunakan dan berdayakan. Mulai dari bahan pangan misalnya, kita prioritaskan dari wilayah sekitar dulu, kan banyak kuliner enak yang dapat ditawarkan di sana berupa sea food. Termasuk bila sudah berkembang dan butuh tenaga kerja, pasti penduduk lokal yang akan diutamakan,” tukasnya. (*/dam)


Pos terkait