Siswanya Bunuh Diri, Kepala SMAN 18 Gowa Tegaskan Bukan Karena Tugas Pembelajaran Online

Kepala SMA 18 Gowa, Rahman bersama personel Satreskrim Polres Gowa berada di kediaman MI di Desa Bilalang, Kecamatan Manuju, Gowa, Selasa (20/10/2020).

STARNEWS.ID, GOWA — Belum lama ini, seorang siswa SMA 18 Gowa, MI bunuh diri. Ia nekat mengakhiri hidupnya dengan minum racun rumput.

Berembus dugaan, MI bunuh diri akibat depresi dengan tugas pembelajaran online. Namun isu tersebut ditepis Kepala SMAN 18 Gowa, Abd Rahman.

Menurut Abd Rahman, isu tersebut awalnya dilontarkan kerabat korban yang juga anak salah seorang pejabat di Kecamatan Manuju. Ia sendiri menduga, ada motif lain yang membuat MI nekat bunuh diri.

“Saya meyakini 2.000 persen bukan masalah itu (terbebani pembelajaran online,red). Tetapi ada motif lain. Soal dugaan motifnya, itu menjadi ranah polisi,” tegas Rahman, Selasa (20/10/2020).

Rahman memaparkan, selama pandemi Covid-19, pihaknya tidak melaksanakan metode pembelajaran online. Melainkan metode luar jaringan (luring) melalui modul.

Metode luring ini ditempuh, lantaran sebagian besar siswanya berdomisili di daerah yang tidak terjangkau jaringan.

Rahman menyebut, dari total 326 siswa SMA Negeri 18 Gowa, 75 persen diantaranya sulit mengakses jaringan. “Metode luring melalui modul. Guru mengunjungi perwakilan siswa dan memberikan modul,” ungkap dia.

Rahman juga mengungkapkan, dari awal telah menekankan kepada guru-guru agar tidak memberikan pembelajaran yang bisa membuat siswa merasa terbebani.

“Tadi kami rapat lagi dengan guru-guru. Di rapat itu kembali saya tekankan soal arahan Mendikbud. Agar tidak memaksakan mencapai target kurikulum dengan kondisi seperti ini (pandemi korona,red),” terangnya.

Atas nama sekolah, Rahman merasa terpukul atas kematian almarhumah MI. Kematian siswi Kelas XI IPA2 SMA Negeri 18 Gowa itu menyisakan duka mendalam.

Bersama Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir dan Kapolsek Manuju, Ipda Jamaluddin, Abd Rahman telah menyambangi kediaman almarhumah MI di Desa Bilalang, Kecamatan Manuju untuk mengucapkan belasungkawa. (rus/dam)

Pos terkait