Solusi Andi Utta Atasi Kekeringan di Rilau Ale

  • Whatsapp
Warga memadati sosialisasi bakal calon Bupati Bulukumba, Andi Utta di Rilau Ale. (foto ist)

STARNEWS.ID, BULUKUMBA – Bakal Calon Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf menghadiri undangan silaturahmi masyarakat Desa Batu Karopa, Kecamatan Rilau Ale, Minggu (22/3/2020).

Di sana, Andi Utta sapaan akrabnya mendengarkan langsung curahan hati para petani. Mulai dari petani cabe, cengkeh dan masalah lainnya seperti kelangkaan pupuk.

Baca Juga

Petani cabe mengeluh, saat musim panen tiba harga malah merosot tajam. Harga yang tidak stabil ini membuat petani merugi.

Andi Utta pun langsung memberikan solusi. Dia mengatakan bahwa kapalnya enam kali dalam sebulan mengantar barang kiriman dari Jakarta ke Makassar.

“Setiba dari Makassar, kapal saya biasanya kosong muatan. Kita akan bawa hasil panen petani cabe Bulukumba untuk dijual di Jakarta. Harga di sana cukup stabil mengingat banyaknya industri,” kata dia.

CEO Amaly Group itu juga memberikan solusi bagi kelangkaan air di Bulukumba. Terutama bagi petani cengkeh yang setiap musim kemarau kekurangan air untuk menyiram tanaman.

“Ketika masyarakat itu diberikan, Insya Allah kita akan membangun sumur bor dengan tenaga surya. Hal ini sangat dibutuhkan oleh petani,” kata Bakal Calon Bupati dengan background pengusaha itu.

Dia juga membeberkan, setiap musim panen petani selalu terkendala persoalan pemasaran. Dengan jaringan usahanya baik di dalam maupun di luar negeri. Bagi dia, memasarkan hasil bumi petani Bulukumba bukan lagi menjadi hal yang sulit.

Dia juga akan memperbaiki sistem birokrasi dan pelayanan masyarakat. Kata dia, saat ini semua pelayanan telah bisa diakses secara online.

“Saya berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi warga tidak mampu. Urusan administrasi belakangan. Yang penting itu pelayanan utamakan dulu, selamatkan dulu masyarakat. Janji itu akan saya penuhi. Insya Allah, rumah jabatan akan terbuka lebar untuk menampung semua keluhan masyarakat,” tambahnya.

Ia menyampaikan kepada masyarakat, agar tidak salah dalam memilih pemimpin. Jika dirinya terpilih nanti, rumah jabatan akan menjadi tempat masyarakat untuk menyampaikan keluh kesahnya nanti. (star1)

Pos terkait