Supervisi Kostratani ke Palopo, Karantina Pertanian Amankan Stok Pangan

STARNEWS.ID, PALOPO – Komando Strategis Pembangunan Pertanian atau dikenal dengan Kostratani merupakan program yang diluncurkan oleh Kementerian Pertanian dengan menitikberatkan pada peningkatan peran, terutama penyuluh pertanian, demi mewujudkan kedaulatan pangan.

Kostratani berperan sebagai pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis, dan pusat pengembangan jejaring kemitraan. Meski menitikberatkan pada peran penyuluh, Kostratani tentu akan melibatkan banyak unsur, tidak hanya yang terkait di bidang pertanian tetapi juga akademisi dan lain-lain.

Bacaan Lainnya

Kebutuhan pangan nasional menjadi hal yang mutlak di tengah serangan Covid-19. Ketersediaan pangan sejak tingkat kecamatan pun harus dipantau agar kebutuhan pangan terpenuhi dan terjamin. Peran kostratani menjadi sangat penting dengan kondisi ini untuk meningkatkan produksi pertanian.

Karantina Pertanian Makassar sebagai penanggung jawab supervisi di dua daerah, yaitu Kota Palopo dan Kabupaten Enrekang, hari ini menggelar Rapat Supervisi dan Pendampingan Kostratani di Kota Palopo

Kegiatan diawali kunjungan Balai Besar Karantina Pertanian Makassar ke kantor Wali Kota Palopo. Kunjungan tersebut disambut baik oleh Wali Kota Judas Amir. Dirinya juga mengucapkan selamat datang kepada tim pendampingan. “Saya ucapkan selamat datang ki semua di Kota Palopo, semoga ke depannya kita bisa lebih eksis lagi,” ucapnya.

Ia juga mengungkapkan Pemerintah Kota Palopo selalu memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan penghidupan yang sejahtera. Olehnya itu, kunjungan yang dilakukan ini bisa menjadi perencanaan awal yang baik.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan koordinasi di aula kantor Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan Kota Palopo. Agenda rapat membahas kesiapan percepatan tanam dan target tahun 2020, khususnya dari segi pengolahan lahan untuk pertanaman, penyiapan benih dan pupuk, serta sarana produksi lainnya. Selain itu program Sikomandan (Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri) juga dibahas dalam rapat.

“Data lahan harus sesuai dengan data BPS. Untuk mendukung penuh program kostratani dan memastikan stok pangan aman, sebagai pendamping konstratani kita wajib mengetahui perkembangan produktivitas pertanian pada masing-masing kabupaten yang kemudian dituangkan dalam laporan Kegiatan Utama Kementerian Pertanian,” ujar Andi Yusmanto, Kepala Karantina Pertanian Makassar

Hadir dalam acara tersebut Kepala BPP Kota Palopo, Kepala Bidang dan Kepala Seksi lingkup Dinas Pertanian Kota Palopo, koordinator Penyuluh, koordinator data statistik, Kepala Karantina Pertanian Pare-Pare, dan Kepala Karantina Pertanian Makassar Andi Yusmanto, beserta jajarannya. (uba)

Terkait