Tekan Covid-19, Pengawasan PPKM Mikro di Desa Ditingkatkan

Suasana pembenahan Posko Covid-19 di Desa Panaikang, Palangga, Kabupaten Gowa. (foto ist)

STARNEWS.ID, GOWA – Masih adanya sejumlah wilayah dengan kasus Covid-19 cukup tinggi, membuat Plh Bupati Gowa, Kamsinah terus meningkatkan pengawasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro. Seperti yang dilakukan Suryadi Said yang menjabat sebagai Sekertaris Desa Panaikang, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Dengan membangun Pos PPKM berbasis mikro sebanyak lima pos, masing masing di Dusun Balang Punia, Dusun Saile, Dusun Je’ne Tallasa, Dusun Biring Romang dan Dusun Tanakarang yang dibangun sejak kemarin hari Minggu, (21/2/2021).

Bacaan Lainnya

Menurut Sekdes Suryadi Said, keberadaan posko PPKM mikro yang diikuti dengan kedisiplinan warga menerapkan PPKM, diharapkan dapat mencegah penyebaran virus corona.

“Kami berkoordinasi juga ke Satgas Covid-19 mulai dari kecamatan hingga desa untuk terus memantau penyebaran Covid-19 di wilayah masing-masing” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, warga yang (terinfeksi) Covid dan isolasi mandiri, supaya juga dipantau. Karena kadang-kadang masyarakat kena Covid tapi masih jalan-jalan.

“Kami menyediakan tempat khusus juga bagi warga yang terinfeksi virus covid 19. Guna mengantisipasi penyebaran virus covid 19 di lingkungan rumah nya” paparnya.

Ditambahkan, di Desa Panaikang terdapat kurang lebih 2650 jiwa warga. Di mana masing-masing dusun sudah memiliki Posko PPKM mikro. Posko tersebut dibentuk agar kepala desa dibantu masyarakat bisa melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 secara maksimal.

Dalam kesempatan tersebut Suryadi Said kembali mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar pentas seni hajatan, lantaran penyebaran Covid-19 dari cluster perumahan dan hajatan cukup banyak. Pernikahan tetap bisa dilakukan, dengan akad nikah di KUA, dengan mengundang kerabat terdekat yang jumlahnya sekitar 10 orang.

Warga juga diminta tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker setiap keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun seusai beraktivitas, dan menjauhi kerumunan.

“Kalau memang, tidak penting jangan keluar. Kalau keluar harus bawa masker, terus menghindari kerumunan kerumunan, kerap cuci tangan yang bersih pakai air mengalir dengan sabun. Mari bersama-sama kita jaga taati protokol kesehatan,” tandas Sekdes Panaikang Suryadi Said. (rilis/uba)


Pos terkait