Telah Diuji Coba, Drone Disinfektan UNM Siap Serang Balik Covid 19

Drone penyemprotan disinfektan hasil inovasi Fakultas Tekni UNM telah diuji coba di pelataran gedung Pinisi UNM, Selasa (23/6/2020)

STARNEWS.ID, MAKASSAR — Penyebaran coronavirus disease (Covid) 19 memancing mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (UNM) berinovasi. Dengan menciptakan drone penyemprotan disinfektan.

Drone yang merupakan hasil inovasi yang lahir dari ide bersama Rektor UNM Prof Husain Syam tersebut telah melalui uji coba berskala besar di pelataran gedung Pinisi, Selasa (23/6/2020).

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan tersebut, Prof Husain Syam yang secara langsung melakukan uji coba penerbangan mengungkapkan, drone tersebut lahir dari inovasi dan bentuk partisipasi UNM dalam mencegah penularan covid-19 (virus korona).

“Ide ini lahir dari inovasi kami, sebelumnya kami sudah merancang drone cuma yang kami pikirkan bagaimana drone ini kemudian bisa bermanfaat dimasa pandemi ini,” ungkapnya.

Orang nomor satu di lingkup UNM itu pun menjelaskan, proses pembuatan drone tersebut hanya memakan waktu satu minggu.

Menurut Husain Syam, dalam sekali terbang, komponen drone yang sebagian didatangkan dari Jerman itu bisa mengangkut 20 liter disinfektan. Daya angkatnya, maksimal 60 kg.

Drone tersebut juga mampu terbang hingga 120 meter, memiliki jelajah remot 500 meter, dan bisa terbang hingga 30 menit.

“Rancangan ini murni dari kami, kemarin satu drone ini, membutuhkan waktu satu minggu, tapi kalau dikerja bersama bisa lebih cepat lagi, untuk bahan sendiri sebagian kami datangkan dari Jerman,” Tambahnya.

Selain bisa menyemprotkan cairan disinfektan, drone hasil inovasi Fakultas Teknik UNM itu juga bisa digunakan dalam berbagi macam pekerjaan salah satunya dalam bidang pertanian. (dam/nur)

Terkait