Terbongkar, Modus Booking Out, Kawin Kontrak dan Short Time di Puncak, Bogor

Suasana Press Conference di Gedung Bareskrim Mabes Polri. (foto ist)

STARNEWS.ID, BOGOR – Berawal dari adanya video di YouTube berbahasa Inggris yang tersebar luas sudah dilihat dari berbagai negara (internasional) yang menyebutkan bahwa daerah Puncak, Jawa Barat terdapat Wisata Sex Halal lengkap dengan mencantumkan video testimoni pelaku.

Leading sector dari kasus ini ialah Direktorat Tindak Pidana Umum, sehingga membentuk tim untuk melakukan penyelidikan dan mendapatkan 5 tersangka yang berhasil diamankan.

Para tersangka yang memakai baju orange dan membelakangi kamera yang berhasil diamankan. (foto ist)

Tersangka dan Perannya

Nunung Nurhayati, sejak tahun 2015-2020 berperan sebagai penyedia dan telah menawarkan 20 perempuan untuk di booking out atau short time dan kawin kontrak dengan WN Arab.

Juga Oom Komariah alias Rahma, sejak tahun 2015-2020 berperan sebagai penyedia dan telah menawarkan 20 perempuan untuk di booking out atau short time dan kawin kontrak dengan WN Arab

Berikutnya H. Saleh, sejak tahun 2015-2020 berperan sebagai penyedia 20 laki-laki WN Arab Saudi pelanggan booking out atau short time dan kawin kontrak dan 12 kali menjadi saksi kawin kontrak.

Kemudian Devi Okta Renaldi berperan sebagai penyedia transportasi dan membawa korban ke H. Saleh.
Selanjutnya AlmasodAbdul Alziz Alim alias ALI berperan sebagai pemesan dan melakukan transaksi untuk booking out.

Sejumlah pihak yang hadir dalam press Conference memberikan keterangan (foto ist)

Aturan BO dan Kawin Kontrak

Caranya pesannya mucikari Nunung dan Oom yang menentukan harga booking out short time atau kawin kontrak dengan harga booking out (BO) short time dimana korban berhubungan badan dengan pelanggan selama 1-3 jam sebesar Rp.500 ribu-Rp.600 ribu. Sedangkan harga 1 malam sebesar Rp.1-2 juta dan booking out secara kawin kontrak selama 3 hari dibayarkan seharga Rp.5 juta. Lalu untuk waktu 7 hari dibayarkan seharga Rp.20 juta.

Keuntungan yang diperoleh kedua mucikari sebesar 40 persen, maka jika korban mendapatkan uang sebesar Rp1 juta maka mucikari mendapatkan Rp.400 ribu artinya mucikari mendapat keuntungan 20 persen perorang dari penghasilan yang didapat korban.

Para Korban di Kemensos

Para korban yang berhasil diamankan yakni LD, RR dan IM. Total korban sebanyak 11 orang yang sudah dititipkan ke panti rehabilitasi akan di serahkan ke Kementerian Sosial. Selanjutnya akan dilakukan rehabilitasi kepada korban dikarenakan terdapat beberapa korban diberikan terapi di rumah perlindungan seperti terapi psikososial, mental spiritual terkait persiapan mereka untuk kembali ke keluarga maupun masyarakat.

Barang Bukti

Beberapa barang bukti yang diamankan diantaranya 7 unit handphone, uang tunai sebsar Rp.900.000, print out pemesanan, akses apartemen dan 1 bundel booking De Resident At Puri Casablanca dan request from open Balconidoor. Juga ditemukan 1 buah ivoice pemesanan dan paspor Abdul Alziz Almasod serta 2 buah boarding pass Srilanka Air Lines Penerbangan Riad-Jakarta.

Pasal yang Disangkakan

Mereka dikenakan Pasal 2 Ayat (1) dan Ayat (2) UU No. 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Podana Perdagangan Orang (TPPO). Dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling sedikit Rp.120 juta dan paling banyak Rp.600 juta.

Secara substantif hal ini manjadi konsentrasi internasional, oleh karenanya Divhubinter Polri NCB Interpol membantu dan memfasilitasi kerjasama yang diperlukan dalam penanganan tindak pianan tersebut, baik dalam institusi Polri maupun institusi diluar Polri yang terkait dengan lalu lintas WNA.

Sesuai prosedur untuk WNA yang melakukan tindak pidana di Indonesia dapat dilakukan penegakan hukum di Indonesia sesuai dengan proses hukum yang berlaku. (star1)

Sumber : Karo Penmas/ BJP Argo Yuwono


Pos terkait