Terkait Mobil Bodong, BK DPRD Bantaeng Desak Didik Lapor Polisi

Ketua BK DPRD Bantaeng, Rahman Tompo berharap Didik Sugiarto menempuh jalur hukum. (foto bahar/starnews.id)

STARNEWS. ID, BANTAENG – Kasus dugaan kepemilikan sejumlah mobil bodong yang melibatkan anggota DPRD Bantaeng, Didik Sugiharto kembali bergulir. Kali ini Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD menanggapinya.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Bantaeng, Rahman Tompo menjelaskan, isu dugaan kepemilikan mobil bodong yang melibatkan oknum anggota DPRD dari Partai Gerindra yang beredar beberapa hari ini sudah di klarifikasi oleh BK.

Bacaan Lainnya

Menurut Rahman Tompo, oknum anggota DPRD yang disinyalir menjadi beking mobil bodong sudah memberikan klarifikasi. kepada Badan Kehormatan Sugiharto, Rabu (3/6/2020).

Dikatakan Rahman, Badan Kehormatan DPRD tidak menemukan adanya bukti oknum anggota DPRD tersebut menjadi beking, bahkan memiliki sejumlah mobil yang diduga bodong alias tanpa dilengkapi surat surat.

“Semua mobil milik pak Didik Suhiharto itu dilengkapi kelengkapan administrasi, ” jelas Rahman Tompo.

Menanggapi desakan publik, agar BK mengeluarkan rekomendasi agar kasus tersebut dilanjutkan ke penegak hukum, Rahman Tompo, mengaku, kewenangan BK tidak bisa melampaui tugas penegak hukum. Fungsi BK hanya melakukan klarifikasi kepada anggota Dewan jika ada laporan dari warga ada dugaan pelanggaran kode etik.

“Kami hanya menangangi pelanggaran kode etik, bukan pelanggaran pidana, “ujar Rahman.

Kendati demikian, kata Rahman Tompo, pihaknya meminta agar Didik Sugiharto menempuh jalur hukum, agar tudingan yang selama ini dialamatkan kepada dia, selesai dan tidak menimbulkan polemik.

“Sebaiknya Pak Didik melapor ke Polisi. Isu ini tidak bisa didiamkan, ” pungkas Rahman. (din/uba)

Terkait