Tingkatkan Kemampuan, Kader PKK-Posyandu di Gowa Ikut Bimtek

BIMTEK PKK-- Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan didampingi Ketua TP PKK Gowa, Priska Adnan menyampaikan arahan dalam pembukaan Bimtek Peningkatan Kapasitas Kader PKK dan Posyandu se-Kabupaten Gowa di Peace Room A'Kio, Rabu (22/9/2021).(Foto : Humas Pemkab Gowa)

STARNEWS.ID,GOWA—- TP PKK Kabupaten Gowa terus fokus mendorong kemampuan dan kapasitas kadernya.

Program bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas secara intensif  dilaksanakan dengan mengikutkan kader PKK serta kader posyandu sebagai pesertanya.

Bacaan Lainnya

Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan mengatakan, kegiatan bimtek merupakan satu bentuk komitmen pembinaan kepada kader posyandu.

Setiap kader dituntut mampu mengembangkan diri dan bisa berinovasi sehingga 10 program PKK dapat berjalan dengan baik.

“Melalui bimtek ini, diharapkan agar seluruh kader PKK dapat memahami 10 program pokok. Salah satunya adalah program kesehatan dan perencanaan sehat melalui pemberdayaan posyandu,” ungkap Priska saat memberikan arahan pada kegiatan pembukaan Bimtek Peningkatan Kapasitas Kader PKK dan Posyandu se-Kabupaten Gowa secara virtual di Peace Room A’Kio Kantor Bupati Gowa, Rabu (22/9).

Bimtek kali ini, lanjut Priska akan berlangsung hingga 25 September 2021 mendatang. Diikuti seluruh kader PKK dan Posyandu di 167 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Gowa.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dalam sambutannya menyebutkan, PKK memiliki peran yang sangat strategis di masyarakat.

Kata Adnan, PKK hadir untuk memenuhi seluruh kepentingan masyarakat. Baik itu pemberdayaan, peningkatan ekonomi keluarga, pendidikan, kesehatan dan lain lain.

“Bimtek ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi semua kegiatan yang telah dilakukan. Apakah kegiatan tersebut berhasil atau tidak. Selanjutnya dirumuskan kembali strategi dan tindak lanjut dalam membuat rencana kerja yang lebih baik ke depannya,” imbuhnya.

Pembukaan bimtek ini juga menghadirkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan, Brigjen Pol Ghiri Prawijaya yang menyampaikan materi sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Mantan Kepala BNNP Sulawesi Utara ini mengajak kader PKK untuk ikut pro aktif mencegah penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat.

“Kader PKK harus memiliki pengetahuan tentang bahaya narkoba untuk meminimalisir penyalahgunaan barang haram ini dalam lingkungan keluarga di rumah,” jelasnya.

Lebih lanjut, mantan Kepala BNNP Sulawesi Utara ini juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah dan TP PKK Kabupaten Gowa karena telah memberikan perhatian khusus terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Sinergi ini harus terus dilaksanakan. Karena narkoba ini adalah musuh kita bersama. Dengan memberi pengetahuan tentang bahaya narkoba, masyarakat tidak akan lagi memilih narkoba sebagai alternatif jalan hidupnya. Karena sudah paham akan bahayanya,” tegasnya. (rus)


Pos terkait