Tolak Pemakaman Covid 19, Lima Warga Diamankan Polres Gowa

Sedikitnya lima warga diamankan yang mencoba menghalangi pemakaman jenazah Covid 19. (foto ist)

STARNEWS.ID, GOWA – Terkait akan dilakukannya pemakaman terhadap korban yang diduga terjangkit virus Corona pada Kamis (02/04/2020) dilahan milik Pemprov Sulsel, jajaran Polres Gowa, Kodim 1409 Gowa dan Satpol PP melakukan pengamananan.

Pengamanan dilakukan terkait adanya penolakan warga atas pemakaman terhadap jenazah di Jalan teratai Indah Macanda Kelurahan Romang Polong Kecamatan Somba Opu, Kab. Gowa.

Bacaan Lainnya

Dan untuk diketahui bahwa penentuan lokasi pemakaman terhadap korban dari Virus Corona COVID-19 di lahan milik Pemprov Sulsel sudah berdasarkan keputusan bersama Forkopimda Sulsel.

Saat itu warga telah melakukan blokade jalan dengan membakar ban dan memasang beberapa batang kayu di tengah jalan serta didepan pintu masuk lokasi pemakaman.

Kapolres Gowa mengimbau warga agar membubarkan diri dan tidak menghalangi pemakaman jenazah Covid 19. (foto ist)

Melihat hal itu Kapolres Gowa kemudian memberikan edukasi dan himbauan agar warga segera membubarkan diri namun hal itu tidak dihiraukan selanjutnya anggota melakukan pembubaran lalu menyingkirkan ban dan batang pohon yang ada ditengah serta didepan pintu masuk lokasi pemakaman.

Untuk mengantisipasi aksi lanjutan selanjutnya Kapolres memerintahkan anggota Polres Gowa untuk melakukan penjagaan kemudian kembali mendatangkan personil lainnya namun warga kembali melakukan aksi yang sama.

Demi menjaga Kamtibmas di kabupaten Gowa tetap aman dan kondusif selanjutnya Kapolres Gowa AKBP Boy Somola didampingi Dandim 1409 Gowa memimpin melakukan pembubaran massa.

Sebelum upaya paksa dilakukan tampak Kapolres Gowa dengan tegas memberi himbaun agar warga segera membubarkan diri namun hal itu tidak diindahkan.

Melihat hal itu selanjutnya Kapolres Gowa bersama Dandim 1409, dan sejumlah anggota melakukan upaya paksa membubarkan massa lalu mengamankan seorang provokator serta 4 warga lainnya kemudian dibawa ke Polres Gowa untuk dimintai keterangan.

“Kami harus melakukan tindakan tegas terhadap warga yang tetap menolak dilakukannya pemakaman karena Negara Kesatuan Republik Indonesia ini adalah milik kita semua dan bagi siapapun yang akan dimakamkan di negara ini memiliki hak yang sama dengan kita,” tegas Kapolres Gowa AKBP Boy Samola

“Kembali saya himbau kepada seluruh warga Gowa untuk tidak melakukan aksi penolakan apalagi melakukan perlawanan terhadap petugas saat melaksanakan tugas karna saya tidak akan segan segan melakukan tindakan hukum,” pungkas Boy. (star1)

Pos terkait