Topang Proses Belajar Mengajar, Disdikbud Bantaeng Perkenalkan Panduan PJJ

Disdik Bantaeng menggelar vidcon sekaligus memperkenalkan inovasi panduan pembelajaran jarak jauh.

STARNEWS.ID, BANTAENG — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bantaeng terus berinovasi di tengah pandemi Covid-19. Di antaranya, dengan memperkenalkan panduan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Inovasi tersebut diperkenalkan melalui video conference (vidcon) dan dibagikan melalui live YouTube. Semua guru di Kabupaten Bantaeng juga ikut menonton bareng proses panduan PJJ tersebut.

Kepala Disdikbud Bantaeng, Muhammad Haris mengatakan, masa pandemi ini membatasi hampir semua ruang dan waktu. Terutama di sektor pendidikan.

Olehnya itu, Disdikbud Bantaeng memperkenalkan PJJ, guna tetap mempertahankan proses belajar mengajar yang baik selama masa pandemi.

Ia mengatakan, ada sejumlah skenario yang telah ditetapkan untuk proses PJJ inI. Bahkan dalam panduan ini, juga dibahas tentang bagaimana proses belajar mengajar jarak jauh dan bagaimana proses evaluasi pembelajarannya.

“Proses belajar mengajar dan peningkatan SDM ini adalah tanggung jawab kita bersama. Oleh karena itu, kita punya tanggung jawab untuk melaksanakan dan mempertahankan kualitas SDM ini,” jelas dia.

Ia mengklaim, panduan PJJ tersebut adalah proses belajar mengajar yang ada dan pertama kali di Sulsel. Dia berharap, inovasi tersebut dapat terus dikembangkan untuk menjadi model pembelajaran jarak jauh.

Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin turut meluncurkan panduan PJJ ini melalui vidcon saat dalam perjalanan menuju Kabupaten Maros.

Melalui Vidcon itu, ia memberikan apresiasi terhadap semua guru di Bantaeng yang telah memberikan inovasi dalam dunia pendidikan Bantaeng.

Ikham berharap, agar panduan PJJ ini dapat lebih aplikatif dan nyaman untuk diterima oleh peserta didik dan guru di Bantaeng dan dapat diterima dengan nyaman oleh semua pihak.

“Kita berharap panduan ini dapat diterima dengan nyaman pula oleh anak didik kita semia,” jelas dia.

Ia menyebut, panduan PJJ itu juga salah satu praktik baik di dunia pendidikan Bantaeng. Menurutnya, hal ini adalah bentuk komitmen bersama untuk terus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Bantaeng.

“Ini adalah bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan SDM di Bantaeng,” jelas dia. (din/dam)

Terkait