Tujuh Pasien Covid-19 Klaster Umrah di Sidrap Dinyatakan Sembuh

Ilustrasi suasana perawatan pasien yang terpapar Covid 19. (foto liputan6)

STARNEWS.ID, SIDRAP – Tujuh pasien Covid-19 klaster umroh di Kabupaten Sidrap, dinyatakan sembuh. Sebelumnya, mereka menjalani perawatan di RS Wahidin (dua orang), tiga orang di RS Arifin Nu’mang Sidrap, serta di RS Plamonia dan RS Andi Makkasau masing-masing satu orang.

Sementara, delapan pasien lain yang juga dari klaster umroh sementara menjalani perawatan. Pada hasil tes pertama mereka sudah dinyatakan negatif, namun masih menunggu hasil tes swab kedua untuk dinyatakan sembuh. Tujuh orang menjalani perawatan di RS Arifin Nu’mang, dan satu orang dirawat di RS Nenek Mallomo Sidrap.

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, memberikan semangat kepada Bupati dan jajaran Forkopimda, karena berhasil merawat pasien Covid-19.

“Tentu menggembirakan. Kita bisa buktikan bahwa pemerintah daerah beserta seluruh jajaran sudah bekerja maksimal untuk mengelola klaster umroh ini,” ungkap Nurdin Abdullah, di Kantor Bupati Sidrap, Rabu, 22 April 2020.

Menurut dia, pemerintah yang bekerja dibuktikan dengan tidak ada lagi local transmission. “Jadi betul-betul hanya klaster umroh dan itu bisa dibuat menjadi sehat. Berarti memang pemerintah daerah sangat intens untuk menjaga dan mengelola ini,” lanjutnya.

Ia berharap, daerah-daerah lain mencontoh bagaimana Sidrap mengatasi pasien Covid-19 dan berhasil merawat pasien sampai sembuh.

“Pasti pemberian gizinya bagus. Yang kedua, masyarakat yang kena juga disiplin. Saya kira ini patut dicontoh oleh daerah lain, jadi tidak berkembang. Mudah-mudahan hari ini, sebentar sore, karena ini sudah diambil swab kedua kali, itu negatif. Mudah-mudahan hasilnya sebentar lagi negatif, berarti sudah menjadi nol. Ini luar biasa,” harapnya.

Kendati demikian, Pemprov Sulsel terus memberikan support kepada seluruh daerah se-Sulsel termasuk Sidrap, agar bisa sama-sama keluar dari masalah virus mematikan ini.

“Makanya kami hadir di sini memberikan semangat, mudah-mudahan daerah lain juga mengikuti,” imbuhnya. (humassulsel/star1)

Terkait