Wabub Bulukumba Serahkan Bantuan 7000 Bibit Cengkeh Varietas Zanzibar Kepada 7 Kelompok Tani

Nampak Wabub Bulukumba menyerahkan bibit pada kelompo tani setempat. (foto pemkab bulukumba)

STARNEWS.ID, BULUKUMBA – Pemerintah Bulukumba terus berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan petani saat ini. Sebanyak 7000 pohon bibit cengkeh Varietas Zanzibar dibagikan kepada tujuh kelompok tani di empat Kecamatan, yakni Kecamatan Kindang, Gantarang, Bulukumpa dan Rilau Ale.

Penyerahan bibit tersebut dilakukan Wakil Bupati Bulukumba, Edy Manaf di Desa Benteng Palioi Kecamatan Kindang, Kamis, (8/4/2021).

Bacaan Lainnya

Hadir di acara tersebut Ketua DPRD, H Rijal, Kadis Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Emil Yusri begitupun dari Perwakilan Kelompok Tani.

Kadis DTPHP, Emil Yusri melaporkan bahwa cengkeh adalah komoditas unggulan tanaman perkebunan yang banyak diminati dan saat ini mengalami tren peningkatan produksi dalam empat tahun terakhir, sejak 2017 mencapai 367 ton dan 2020 mencapai 719,99 ton dengan luas areal di empat kecamatan 6.944 hekto are dengan produksi rata-rata 300 kg cengkeh kering perhektar.

Permasalahan yang dihadapi adalah kerusakan tanaman dan usia pohon cengkeh yang sudah tua sehingga perlu untuk direhabilitasi dan intensifikasi sebanyak 965 ha, dengan kebutuhan bibit sebanyak 62.725 pohon.
Alokasi bantuan untuk perluasan lahan, rehabilitasi dan intensifikasi saat ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten dan Provinsi.

Wakil Bupati Bulukumba, Edy Manaf dalam sambutannya menyampaikan kondisi agroklimat Kabupaten Bulukumba sangat memungkinkan untuk pengembangan berbagai jenis tanaman perkebunan termasuk cengkeh yang banyak diminati karena harganya yang sangat menjanjikan. Potensi ini, kata Edy Manaf,  perlu untuk didukung oleh pemerintah dengan memberikan bantuan baik dari pusat melalui APBN, APBD Provinsi maupun APBD Kabupaten.

“Hal yang tak kalah pentingnya adalah sumber daya manusia dalam hal ini petani yang dapat mengelola kegiatan perkebunan cengkeh harus selalu ditingkatkan dan dimotivasi agar produktifitasnya dapat berdaya saing,” harap Edy Manaf. (*/)


Pos terkait