Wagub Sulsel Galakkan Sosialisasi Penggunaan Masker

Penyaluran bantuan sembako sekaligus dirangkaikan pembagian masker penangkal penularan Covid 19 oleh para relawan, Rabu (24/6/2020)

STARNEWS.ID, MAKASSAR — Penggunaan masker sangat dianjurkan di tengah pandemi coronavirus disease (Covid) 19 saat ini. Terlebih saat beraktivitas di luar rumah.

Olehnya itu, Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dan para relawan pun bergerak bersamaan membagikan masker ke sejumlah titik dan pasar di Kota Makassar, Rabu (24/6/2020).

Bacaan Lainnya

Bersamaan itu pula, Andi Sudirman juga sekaligus, mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penggunaan masker di tengah pandemi Covid-19 atau dikenal juga dengan sebutan virus korona.

Bersama para relawan, orang nomor dua di pemeeintahan Sulsel iti terus menggalakkan sadar penggunaan masker kepada masyarakat.

Diketahui, sosialisasi dan pembagian masker kini menjadi prioritas Wagub Andi Sudirman Sulaiman, semenjak Covid-19 mewabah di provinsi yang dipimpinnya.

“Semoga kesadaran kita bersama meningkat serta ketegasan semua elemen nyata di lapangan. Kita kirim tim untuk menjadi stimulan bagi semua turun ke lapangan mengedukasi masyarakat. Masalah disiplin tidak bisa selesai di tatanan statement, perlu turun mengedukasi dan membagi masker sebagai solusi langkah persuasif,” kata Andi Sudirman.

Andi Sudirman menegaskan, memakai masker merupakan salah satu cara mudah untuk mencegah penyebaran virus korona.

“Dengan memakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan, maka masyarakat akan terhindar dari virus yang telah menjadi pandemi itu,” tuturnya.

Para relawan juga tidak henti-hentinya mengedukasi masyarakat. “Pakai masker ta’. Pokoknya kalau keluar rumah wajib pakai masker ta’,” imbau seorang relawan, Haeruddin kepada masyarakat.

Tim relawan itu juga mesti menghentikan sekaligus membagikan masker kepada setiap warga yang sedang berbelanja maupun pengayuh becak yang mangkal tanpa mengenakan masker.

“Nanti kebagian semua. Jaga jarak, maskernya langsung dipakai. Nanti kalau sudah dipakai, bisa dicuci dan dipakai lagi,” imbuh Haeruddin.

Salah seorang warga, Sirna (43) yang sehari-harinya berdagang di Pasar Pabaeng-baeng Makassar, merasa senang mendapatkan masker yang diketahui saat ini harganya mahal.

“Alhamdulillah dapat masker, bisa dipakai untuk melindungi diri. Kemarin-kemarin tidak pakai karena tidak punya. Ternyata dikasih tim dari Pak Wagub,” ungkap Sirna. (dam/nur)

Terkait