Warning! Langgar Prokes di Bantaeng Harus Siap Terima Sanksi

Warga di Bantaeng terpaksa push up sebagai sanksi tak menggunakan masker

STARNEWS. ID, BANTAENG — Salah satu upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di Bantaeng, kini telah terbit peraturan bupati (perbup) Nomor 35 Tahun 2020 tentang penerapan dan penegakan hukum protokol kesehatan (Prokes).

Berkenaan dengan itu, sosialisasi pun tengah digencarkan oleh tim gabungan TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Senin (14/09/2020).

Bacaan Lainnya

Sosialisasi dan penindakan tersebut dilaksanakan di perempatan Jalan Monginsidi, Bantaeng dengan menggunakan pengeras suara.

Petugas dari tim gabungan itu juga memberikan tindakan tegas dengan 0emberian sanksi bagi para warga yang beraktivitas di luar rumah tanpa menggunakan masker.

Terkait, Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri menjelaskan, Covid-19 belum berakhir. Sehingga perlu dilakukan langkah-langkah yang masif dan berkelanjutan.

“Kita mulai laksanakan Operasi Yustisi dalam rangka Penerapan disiplin penegakan hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan pengendalian Covid-19,” kata Wawan, Senin (14/9/2020).

Menurut Wawan Sumantri, dalam pelaksanaan pendisiplinan diharapkan petugas dilapangan bertindak secara humanis tegas tapi sopan.

Juga memanfaatkan komunitas di tempat tertentu. Seperti pangkalan ojek, kepala pasar dan komunitas lainnya untuk membantu mengingatkan masyarakat mematuhi prokes.

Sementara Kepala Satpol PP Bantaeng, Abdullah Taibe menuturkan, kerja sama yang telah terjalin dengan TNI dan Polri dalam hal ini Polres Bantaeng dan Kodim 1410/Bantaeng telah menopang upaya Pemkab Bantaeng dalam mendisiplikan masyarakat terkait Perbup Nomor 35 tahun 2020.

“Sebelumnya kami dari Satpol PP telah mensosialisasikan Peraturan Bupati No 35 Tahun 2020 ini. Baik melalui media online maupun secara mobile terkai perbub tersebut,” tutur Abdullah Taibe.

“Hari ini kita sudah masuk dalam fase Penindakan namun tetap juga kami melakukan sosialisasi kepada pelanggar. Sanksi yang kita berikan mulai dari sanksi lisan, sanksi tertulis dan sanksi sosial,” imbuhnya.

Dari hasil kegiatan hari ini, ada sebanyak 158 warga yang diberi tindakan karena tidak menggunakan masker saat keluar dari rumah.

Dari 158 pelanggar, masing-masing diberi hukuman berbeda, mulai dari sanksi berupa membersihkan sampah, hingga hukuman fisik dengan mengharuskan melakukan push up.

Usai diberi penindakan, seluruh pelanggar diberikan masker dan dicatat namanya. (din/dam)

Terkait