Waspada, 700 Jenazah Diduga Covid-19 Dimakamkan di Gowa

GOWA— Tingginya penyebaran coronavirus desease atau Covid-19 di Propinsi Sulawesi Selatan mesti diwaspadai. Terutama jelang Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Polres Gowa berharap kepada seluruh masyarakat kabupaten Gowa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari.

Imbauan disiplin prokes ini terus digaungkan agar korban Covid-19 tidak bertambah. Saat ini saja, jumlah jenazah diduga terjangkit Covid-19 yang dimakamkan di pekuburan khusus Macanda, Gowa telah mencapai 700 orang.

“Hingga hari ini pukul 12.28 wita sebanyak 700 jenazah telah dimakamkan di pekuburan Macanda. 700 jenazah ini diduga terjangkit Covid- 19,” ujar Kasubag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan, Senin, 21 Desember 2020.

Adapun rincian jenazah itu, sebut dia, meliputi laki-laki 422 orang, perempuan 278 orang. Data jumlah jenazah yang dimakamkan di pekuburan Macanda tersebut diterima dari perwira pengendali lapangan yang bertugas melakukan pengamanan di lokasi pemakaman khusus korban Covid-19,  Jalan Teratai Indah, Macanda, Kelurahan Romangpolong, Kecamatan Somba Opu, Gowa.

“Dengan angka kematian yang cukup besar ini kami dari pihak kepolisian berharap, seluruh lapisan masyarakat Gowa untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Seperti rutin mencuci tangan, menjaga jarak dan tidak berkerumun,” tandasnya.

Disamping terus mengimbau masyarakat mematuhi prokes, aparat kepolisian di Gowa juga secara intens menggelar operasi yustisi di jalan raya.

Contohnya Polsek Bontonompo. Mereka melaksanakan operasi yustisi penggunaan masker di jalan poros Bontonompo, kelurahan Tamallayang, tadi pagi.

Waka Polsek Bontonompo IPTU Denius, E menerangkan, kegiatan operasi yustisi dilaksanakan dalam rangka untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam penggunaan masker serta tetap mematuhi protokol kesehatan.

Dalam pelaksanaan kegiatan operasi yustisi tersebut, personel memberikan hukuman tindakan fisik berupa push up bagi pelanggar protokol kesehatan. Setelah itu memberikan pemahaman agar selalu menggunakan masker.(rilis/rus)


Pos terkait