Wujudkan Pelabuhan Bersih, Pelindo Regional 4 dan Insan Maritim Tandatangani Pakta Integritas Bersama

Penandatanganan Pakta Integritas Bersama Pelindo Regional 4 dan perwakilan asosiasi di wilayah Pelabuhan Makassar. (foto dok pelindo IV)

STARNEWS.ID, MAKASSAR – Wujudkan pelayanan operasional pelabuhan yang bersih dan bebas dari pungutan liar untuk menghadirkan pelayanan prima yang melibatkan seluruh stakeholders, PT Pelabuhan Indonesia (Persero)/Pelindo Regional 4 dan insan maritim menandatangani Pakta Integritas Bersama pada Selasa, 28 Desember 2021.

Penandatanganan Pakta Integritas tersebut berlangsung secara hybrid melalui aplikasi zoom video conference dan dilakukan serentak bersama dengan Pelindo Regional 1 di Medan, Regional 2 di Jakarta, Regional 3 di Surabaya, dan Regional 4 yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna Lantai 7 Kantor Pelindo di Makassar.

Bacaan Lainnya

Komitmen Pakta Integritas yang digelar Pelindo Regional 4 dihadiri pimpinan instansi di lingkungan Pelabuhan Makassar yang juga ikut menandatangani, yakni Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar Ghoefron Koerniawan, Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar, Brigjen Pol. Capt. Hermanta, Komandan Lantamal (Danlantamal) VI Makassar Laksamana Pertama TNI Benny Sukandari, Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Muhammad Kadarislam Kasim, Kepala Kantor Bea Cukai Makassar Andhi Pramono, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Makassar Agus Winarto, Kepala Balai Karantina Pertanian Makassar Lutfie Natsir, dan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Makassar Muhammad Haskar Hasan.

Asosiasi yang mendukung dan juga menandatangani Pakta Integritas yaitu, Ketua DPC INSA Makassar Capt. Zulkifli Syahril, Ketua Umum DPW ALFI/ILFA Sulselbar Syaifuddin Syahrudi, Ketua DPD GPEI Sulselbar, Arief R. Pabettingi, dan Ketua Umum DPD GINSI Sulsel Abidin Renreng.

Turut hadir dan menandatangani Pakta Integritas, Regional Head 4 Pelindo Dwi Rahmad Toto, General Manager (GM) Pelindo Regional 4 Makassar Enriany Muis, GM Pelindo Regional 4 Terminal Petikemas Makassar Dameanto Pangaribuan, dan GM Pelindo Regional 4 Makassar New Port Kalbar Yanto.

Sementara itu, Pakta Integritas yang salah satu isinya berbunyi “Berjanji akan melaksanakan tugas secara bersih, transparan dan profesional dalam arti akan mengerahkan segala kemampuan dan sumber daya secara optimal untuk memberikan hasil kerja terbaik” ini ditandatangani oleh seluruh petugas internal Pelindo di Regional 4, yakni perwakilan pandu, planner kapal, operator radio, petugas kepil, crew kapal, planner terminal, operator QCC, operator RTG/RMGC, operator reach stacker dan lain-lain, serta operator forklift.

Direktur Strategi Pelindo Prasetyo dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, penandatanganan Pakta Integritas ini bertujuan untuk memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi dan hal-hal yang bertentangan dengan integritas, dan untuk dapat mewujudkan pelayanan operasional pelabuhan yang bebas, bersih, profesional dan efisien.

“Sehingga tujuan pemerintah untuk lebih bersaing terkait dengan logistic cost dengan negara-negara tetangga kita, dan juga meningkatkan logistik performance index Indonesia untuk bersaing dengan negara-negara di Asean dan juga di Asia bisa terwujud,” katanya.

Pelayanan dan peningkatan kinerja di pelabuhan lanjut dia, merupakan salah satu upaya untuk kita bisa lebih bersaing, apalagi dalam kondisi era saat ini di mana pesaing-pesaing di negara lain sudah semakin meningkat kinerjanya. “Kita lihat di Vietnam, Malaysia, Thailand, mereka juga selalu meningkatkan kinerja, selalu meningkatkan profesionalisme dalam menghadapi tantangan,” ujarnya.

Prasetyo menambahkan, “Kita berkomitmen bersama melalui Penandatanganan Pakta Integritas ini, kita ciptakan sebuah pelayanan yang bersih, profesionalisme, yang menjunjung tinggi integritas. Sehingga kita dapat bersaing dan masuk ke dalam era persaingan yang cukup ketat karena kalau kita tidak mempersiapkan itu semua, maka kita akan tertinggal. Ketika kita tertinggal, kita akan ditinggal.”

Dalam closing statement, Direktur Pengelola Pelindo Putut Sri Muljanto menyatakan bahwa Penandatanganan Pakta Integritas ini adalah momen pertama yang dilaksanakan setelah Pelindo merger.

“Tetapi kegiatan [Penandatanganan Pakta Integritas] ini mesti dilakukan bersama-sama. Jadi hari ini kami menginisiasi untuk menandatangani bersama pengguna jasa dan pemberi layanan. Kami mohon dengan hormat dan sangat kepada seluruh pengguna jasa pelabuhan untuk tidak lagi memberi apapun kepada insan pelabuhan termasuk dan yang utama dari Pelindo,” tegasnya.

Hari ini kata dia, sudah era digital. Semuanya bisa dilakukan dengan digital. “Semua tarif yang kita berikan transparan, bisa dilihat di website. Dan kami manajemen Pelindo berkomitmen untuk menindak langsung apabila ada personil kami yang secara nyata melakukan hal yang tidak terpuji. Kami pastikan dan kami yakin seluruh insan pelabuhan, insan maritim, kita semua, ingin berubah untuk menjadikan pelabuhan lebih baik. Terima kasih para pemangku kepentingan di seluruh Indonesia, mari kita gelorakan gerakan untuk menjadikan pelabuhan bersih, semoga apa yang kita inginkan dan yang akan kita laksanakan diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Esa,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar, Brigjen Pol. Capt. Hermanta mengucapkan terima kasih atas inisiasi Pelindo menggelar Penandatanganan Pakta Integritas ini bersama seluruh stakeholders pelabuhan, khususnya di Makassar.

“Ini awal mulai, artinya langkah baru yang merupakan komitmen dari semua pihak untuk meningkatkan kinerja di pelabuhan di seluruh Indonesia. Saya rasa sangat bagus [Penandatanganan Pakta Integritas] ini dan itu menuntut pembuktian kita, komitmen semua pihak yang terkait.”

Komandan Lantamal (Danlantamal) VI Makassar Laksamana Pertama TNI Benny Sukandari juga mengatakan, “Kita sebagai insan maritim cukup bangga dengan adanya komitmen bersama untuk bersih di lingkungan kita. Dengan harapan, semua kinerja kita yang sudah dibangun bersama antara Pelindo dengan stakeholders yang lain bisa berjalan dengan baik. Tentunya kita bersih tanpa ada korupsi, kolusi dan nepotisme.” (*/)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *